MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto memastikan untuk segera melakukan mutasi, serta rotasi pejabat di lingkup pemerintahannya. Hanya saja, ia belum memastikan harinya. Namun, akan dilaksanakan pekan ini.
”Tunggu-tunggumi saja. Dekat-dekatmi. Saya kira tidak lewat minggu ini,” ujarnya, Selasa (4/12).
Orang nomor satu Makassar itu mengungkapkan alasannya mengapa selama ini belum menggelar mutasi. Padahal, sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar lalu, wacana pergerakan gerbong ini santer diberitakan.
Wali kota yang karib disapa Danny ini menerangkan, pihaknya belum melakukan pelantikan pada bulan November lalu, lantaran persyaratan mutasi dan rotasi dinilainya belum sempurna. Menuturnya, dalam pelaksanaan mutasi ini haruslah dilakukan sebaik-baiknya.
“Kemarin belum dilakukan, karena syaratnya belum sempurna. Saya juga dinasihati oleh beberapa orang, supaya melakukan mutasi apabila pejabatnya sudah mendekati dua tahun. Jadi kita harus cermat. Makanya, tunggu saja,” lanjut Danny.
Jika merujuk pada Pasal 116 Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), memang menyatakan jika pejabat yang belum menjabat selama dua tahun sejak dilantik tidak boleh diganti atau dipindah ke posisi lain.
Kalau pun sudah melewati dua tahun, penggantian harus memperhatikan beberapa syarat. Misalnya, alasan dan tujuan penggantian harus jelas dan sesuai kompetensi yang bersangkutan. Sebelum melakukan penggantian, kepala daerah harus melapor terlebih dahulu ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Olehnya, keputusan akan melakukan mutasi pada pekan ini dianggapnya sudah tepat dilakukan. Hal itu merujuk pada syarat-syarat mutasi yang dianggapnya telah sempurna.
“Kalau ini sekarang kan syarat-syaratnya sudah sempurna. Bisa dipastikan minggu ini Insyaallah,” imbuhnya.
Soal siapa yang akan digeser nantinya, hingga saat ini Danny masih merahasiakannya. Ia hanya mengatakan, syarat yang bisa mengisi beberapa jabatan SKPD adalah orang-orang yang memiliki integritas tinggi. Jadi, orang-orang yang tercemar secara integritas pasti tak akan dipakainya meneruskan jabatan, ataupun mengisi jabatan baru di beberapa SKPD.
“Nanti saja lahpas pelantikan ditahu siapa-siapa. Tunggu saja,” katanya.
Dihubungi terpisah, Sekretaris BKD Kota Makassar Basri Rakhman, mengatakan hingga kemarin, pihaknya belum mendapatkan perintah dari wali kota terkait pelantikan pejabat eselon II. Karenanya, ia belum mengetahui kapan pelantikan ini akan digelar.
Sama seperti Danny, Basri juga belum mau membeberkan siapa-siapa eselon II yang akan dimutasi. Ia hanya mengatakan jika semua daftar tersebut ada di walikota.
“Pak Wali yang tahu itu. Saya hanya menjalankan tugas kalau Pak Wali sudah mau melantik. Jadi tanya saja sama beliau,” kelitnya.
Menyusul rencana mutasi itu, para lurah dan pejabat Pemkot Makassar mulai ketar ketir. Informasi yang marak beredar, pelantikan kali ini banyak menyasar lurah. Hal itu terkait dengan kinerja mereka selama ini.
Selain lurah, mutasi juga dilakukan untuk mengisi posisi sekretaris kecamatan (sekcam). Karena selama hampir tiga bulan usai camat definitif dilantik, hanya satu posisi sekcam yang terisi. Yakni sekcam Sangkarrang. 14 sekcam lainnya belum ada. (nug/rus/b)
Danny Pastikan Mutasi Pekan Ini
×

