pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Duel Sesama Pekerja Laundry, Satu Kritis Ditikam

MAKASSAR, BKM — Dua pekerja sebuah tempat cuci pakaian (laundry) di Jalan Langgau terlibat duel, Senin (10/12) sekitar pukul 21.30 Wita. Ahmad (17) dan Jamal (17) yang beralamat di Jalan Pongtiku saling adu jotos dengan menggunakan senjata tajam.
Akibatnya, satu dari mereka, yakni Jamal kondisinya kritis terkena tikaman. Ia menderita luka tusuk pada bagian perut sebelah kanan. Ada pula luka robek tebasan di punggung sebelah kanan.
Sesaat setelah kejadian, Jamal langsung jatuh bersimbah darah. Ia tak sadarkan diri. Warga sekitar yang melihat kejadian itu kemudian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Bontoala Kompol Saharuddin mengemukakan, tersangka diamankan setelah diperoleh informasi dari salah seorang warga bernama Nasaruddin (47). Dilaporkan bahwa terjadi penikaman di Jalan Langgau.
Kanit Reskrim Polsek Bontoala Iptu Bahtiar bersama Panit II Reskrim Ipda Syamsul Tompo langsung mendatangi lokasi kejadian. Ahmad yang menikam rekan kerjanya berhasil diringkus.
Petugas juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan tersangka untuk menikam korban. Senjata tajam tersebut sempat dibuang oleh pelaku, namun berhasil ditemukan.
Ahmad lalu dibawa ke Mapolsek Bontoala bersama barang buktinya. Saat diinterogasi, ia mengakui perbuatannya.
”Sebelum terjadi perkelahian yang berakhir dengan penikaman, pelaku memanggil korban, namun tidak diindahkan. Pelaku jengkel lalu mengajak korban untuk duel,” terang Kompol Saharuddin, kemarin.
Awalnya duel berlangsung dengan tangan kosong. Keduanya saling pukul dan tendang.
Namun, ketika Ahmad terdesak dan terjatuh, ia kemudian meraih sebilah pisau. Selanjutnya ditikamkan ke Jamal. Korban terkapar dengan mengeluarkan darah perut dan punggung. (jul/rus)



×


Duel Sesama Pekerja Laundry, Satu Kritis Ditikam

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar