pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Panitia Sodor Tiga Calon Sekkot, Danny Pilih Satu

MAKASSAR, BKM — Berbagai tahapan telah dilalui panitia lelang sekretaris kota (sekkot) Makassar. Hasilnya, tiga nama calon sekkot telah diperoleh. Selanjutnya diajukan ke Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.
Mereka adalah Abd Rahman Bando yang saat ini menjabat sebagai kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar. Andi Muh Yasir, kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar. Muh Ansar, kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar.
Tiga orang ini merupakan hasil seleksi dari delapan pendaftar jabatan pratama ini. Yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar dr Hadija Iriani. Mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar Andi Bukti Djufri. Kepala Damkar Andi Muh Yasir. Kepala Dinas PU Muh Ansar. Inspektur Inspektorat Zainal Ibrahim. Mantan Kepala Dinsos Mukhtar Tahir. Kepala Dinas Pertanian kala itu Abd Rahman Bando. Dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rusmayani Majid.
Dari tiga calon sekkot yang telah dihasilkan, nantinya menjadi kewenangan wali kota untuk menentukan guna dikonsultasikan ke gubernur.
Dihubungi secara terpisah, calon sekkot belum bersedia membeberkan secara detail gagasannya. Alasannya, karena masih sementara proses lelang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Rahman Bando mengatakan, apa yang menjadi visi misinya belum bisa dijelaskan lantaran masih ada tahap selanjutnya.
Namun, sebelumnya Rahman menjelaskan, secara garis besar gagasannya ada pada sisi inovasi. Mencakup semua ruang lingkup yang ada pada tupoksi sekkot.
Kepala Dinas Damkar Kota Makassar Muh Yasir, juga belum mau mengatakan apa yang menjadi gagasannya. Proses yang belum selesai membuatnya enggan berkomentar terlebih dahulu.
Meski begitu, ia ingin melihat kota makassar menjadi lebih maju. Baginya, visi misi yang dicanangkan oleh wali kota Makassar saat ini sudah sangat komprehensif. Jadi dirinya terus mendukung apa yang menjadi visi dan misi wali Kota ini.
“Saya pikir visi dan misi Pak Wali sudah sangat komprehensif, sehingga kita dukung. Untuk saat ini, itu saja yang bisa saya bilang,” katanya.
Kepala Dinas PU Kota Makassar Muh Ansar juga demikian. Secara singkat, dirinya berujar bahwa sekkot itu merupakan unsur staf yang membantu wali kota.
“Janganmi dulu, belumpi selesai proses lelang. Nantipi saja. Tapi yang saya tahu, sekda itu adalah unsur staf yang membantu walikota. Jadi apapun yang yang menjadi program wali Kota, kita selalu siap membantu,” ucapnya.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menegaskan, dari tiga calon sekkot yang diajukan oleh panitia lelang kepadanya, satu diantaranya akan diajukannya ke gubernur. Menurutnya, ada calon sekkot yang memiliki poin atau nilai selisih nol koma.
Namun, menurut Danny, nilai tersebut tidak menentukan tanpa mengurangi kemampuan yang lain. Memang harus dipilih yang terbaik dari ketigannya.
“Tunggu gubernur. Nilai tidak menentukan. Ada dua calon yang memiliki nilai selisih nol koma, tanpa mengurangi kemampuan yang lain. Memang harus dipilih yang terbaik dari tiga ini,” terang Danny, sapaan akrab wali kota.
Selain itu, lanjut Danny, ada satu calon sekkot memiliki poin yang selisihnya agak jauh dari dua orang tersebut. Walaupun hal tersebut ada, tapi dirinya tetap akan memilih figur yang kemungkinan besar tidak menganggu struktur yang ada di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
“Ada satu agak jauh. Dua orang tipis sekali. Dengan banyak pertimbangan saya memilih figur yang kemungkinan besar tidak akan mengganggu struktur yang ada,” tandasnya.
Timsel Sekprov Tidak Konsisten

Tak Konsisten

Tim seleksi (timsel) lelang jabatan sekretaris provinsi (sekprov) tidak konsisten mengikuti tahapan seleksi yang telah ditetapkan.
Sedianya, Selasa (25/12), pansel akan mengumumkan nama-nama calon sekprov lolos lima besar yang telah mengikuti assesment dan penulisan makalah.
Pansel ternyata meloloskan seluruh calon untuk mengikuti tahan tes wawancara akhir yang digelar hari ini, Rabu (26/12) di Hotel Swiss Bell, Jalan Ujung Pandang, Makassar.
Ketua Timsel Lelang Sekprov Prof Gagaring Pagalung menjelaskan, berdasarkan hasil penilaian, timsel memutuskan 10 calon yang mengikuti tahapan seleksi, lulusuntuk mengikuti tahapan akhir, yaitu wawancara.
Alasannya, karena nilai wawancara seluruh peserta juga menjadi pertimbangan untuk menghasilkan tiga besar. Nilai atau skoring para peserta juga akan dikirim ke pusat.
“Semuanya lolos masuk tahapan wawancara akhir. Karena regulasi nilai wawancara dipertimbangkan pula untuk menghasilkan tiga besar ke pusat,” ungkap Prof Gagaring.
Namun sayang, menurut Prof Gagaring, skoring penilaian tidak bisa disampaikan ke publik karena bersifar rahasia. Skoring itu juga akan dilaporkan hanya ke Kemenpan RB sebagai bukti jika seleksi telah dilaksanakan.
Untuk test wawancara hari ini, peserta harus hadir 20 menit sebelum tes dimulai. Yang terlambat tidak diperkenankan ikut.
Peserta diberi kebebasan dalam berpakaian yang penting bebas dan rapi (batik diperbolehkan). Membawa dan memakai kartu identitas peserta.
Waktu pelaksanaan wawancara 30 menit setiap peserta. Yang tidak mengikuti tes wawancara dinyatakan gugur.
Sebelumnya, seluruh peserta mengikuti tahapan assesment selama dua hari di LAN Antang 18-19 Desember. Tes meliputi wawancara, tes tertulis, dan diskusi kelompok. Khusus tanggal 19 Desember, selain assesment, juga ada agenda penulisan makalah.
Menurut Prof Gagaring sebelumnya, hasil assesment dan penulisan makalah ini akan menjadi acuan bagi pansel untuk menentukan lima calon sekprov yang akan lolos ke tahapan selanjutnya.
“Jadi kami akan memilih lima calon dengan skor paling tinggi saat assesment dan penulisan makalah untuk melangkah ke tahapan berikutnya,” ungkap Prof Gagaring.
Menurut rencana, pada 27 Desember mendatang, timsel sudah mengantongi tiga nama dengan skoring tertinggi.
Nama-nama itu akan diajukan ke Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah untuk dipilih siapa yang layak menjadi sekprov. Namun, prosesnya tetap harus mendapat persetujuan Mendagri.
Seperti diketahui ada 10 nama yang daftar lelang sekprov. Yakni Sekkab Kepulauan Selayar Dr Marjani Sultan. Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI Dr Abd Hayat Gani. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel Jufri Rahman. Ketua Program Studi Pendidikan Matematika Pascasarjana UNM Prof Hamzah Upu. Pengajar dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Zubakhrum Tjenreng.
Ashari Fakhsirie Radjamilo yang saat ini menjadi Penjabat (Pj) Sekprov Sulsel yang juga kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulsel. Irman Yasin Limpo yang saat ini menjadi sebagai kepala Dinas Pendidikan Sulsel. Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian Daerah (Balitbangda) Sulsel Iqbal Suhaeb. Salah seorang dosen di Fakultas Ilmu Budaya Unhas Burhanuddin Arafah, dan mantan Sekkab Takalar Nirwan Nasrullah yang saat ini menjabat sebagai Asisten II di kabupaten tersebut. (nug-rhm/rus)



×


Panitia Sodor Tiga Calon Sekkot, Danny Pilih Satu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar