pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ditinggal Sendirian, Anak Bungsu Tewas Terbakar

MAKASSAR, BKM — Rabu malam (2/1) pukul 21.00 Wita. Suasana di Perumahan Bukit Cahaya Manggala Blok X, Jalan Nipa-nipa, Kelurahan Manggala tiba-tiba gaduh. Suara teriakan saling bersahutan.
Terlihat kepulan asap dari sebuah rumah bernomor D1. Para tetangga dan warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi.
Untuk memastikan kondisi di dalam rumah, mereka berusaha membuka pintu. Hanya saja pintu tersebut terkunci. Sementara api sudah mulai berkobar.
Rumah ini dihuni oleh Dg Lija bersama tiga orang anaknya. Masing-masing Ita, Moni, dan Opal. Warga khawatir, karena saat kejadian penghuni rumah tak kunjung keluar.
Selanjutnya, seorang warga bernama Benny (42) berinisiatif mendatangi rumah Dg Lija yang sementara dibangun di Kompleks Pemda. Rumah yang sedang terbakar merupakan milik Salma Dg Nurung yang dikontrak oleh Dg Lija dan keluarganya.
Benny berhasil bertemu Dg Lija. Dia pun menyampaikan kalau rumah yang dikontraknya di Perumahan Bukit Cahaya Manggala terbakar.
Alangkah kagetnya Dg Lija. Sebab baru sekitar 30 menit ia meninggalkan rumah tersebut. Seorang anaknya bernama Risal yang akrab disapa Opal (28) berada di rumah itu seorang diri.
Bergegas Benny membonceng Dg Lija ke rumah kontrakannya. Setibanya di sana, warga sudah berhasil mendobrak pintu rumah. Upaya menyelamatkan penghuni yang berada di dalam langsung diupayakan. Sayang, Risal yang ada di dalam rumah tersebut ditemukan sudah tak bernyawa.
Tak lama kemudian hujan turun. Rumah yang tadinya dikuasai si jago merah akhirnya padam. Aparat Polsek Manggala yang dipimpin Kapolsek Kompol Hasniati tiba di lokasi. Keterangan saksi lalu digali. Tim Inafis Polrestabes Makassar mengevakuasi korban yang tewas dalam insiden ini. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk divisum.
Tidak berselang lama, mobil pemadam kebakaran tiba. Mereka kemudian menyiram puing-puing bangunan yang masih membara.
Saksi bernama Benny, mengaku pertama kali melihat kepulan asap masuk ke dalam rumahnya. Saat itu ia bersama keluarganya tengah menonton televisi.
”Saya dan keluarga sedang menonton televisi. Saya kaget sewaktu melihat ada asap masuk di dalam rumah. Dapur langsung dicek. Tapi amanji. Saya kemudian keluar dari rumah. Terlihat asap tebal dari rumah tetangga. Saya kemudian berteriak kebakaran. Tetangga langsung berdatangan dan membantu menyelamatkan barang dari dalam rumah,” terang Benny.
Daeng Lija yang ditemui, tampak syok akibat kejadian yang menimpanya. Apalagi anak bungsunya meninggal dalam peristiwa ini.
Seorang warga bernama Jabar, mengatakan Dg Lija memiliki tiga orang anak. ”Anaknya ada tiga. Yang bungsu bernama Opal. Dia ditemukan meninggal dalam peristiwa kebakaran,” tuturnya.
Menurut Jabar, suami Dg Lija berprofesi sebagai sopir. Ia kerap berada di daerah. Termasuk ketika peristiwa kebakaran melanda rumah yang dikontraknya. (ish/rus)



×


Ditinggal Sendirian, Anak Bungsu Tewas Terbakar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar