MAKASSAR, BKM — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Liestiaty F Nurdin mengajak seluruh stakeholder agar tidak mengunakan lagi kantong plastik untuk keperluan sehari-hari.
Selain kantong plastik, Liestiaty juga mengajak seluruh elemen juga untuk tidak mengunakan air minum botolan maupun kemasan gelas pada acara yang digelar. Baik TP-PKK Sulsel, terlebih untuk kabupaten/kota se-Sulsel.
“Indonesia sudah darurat sampah plastik. Jadi saya tadi sharing bersama-sama ibu-ibu bagaimana kita hidup dengan bijak.
Ayo kita sama-sama bagaimana kita jangan menggunakan minuman kemasan plastik. Juga plastik kresek,” ungkap Liestiaty di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar, Selasa (5/2).
Anjuran tersebut, selain semua kegiatan yang digelar TP-PKK, Liestiaty juga mengajak ibu-ibu rumah tangga agar tidak mengunakan lagi lantong plastik saat berbelanja setiap harinya.
“Kalau belanja bawa plastik sendiri dari rumah yang bisa kita pakai berulang-ulang. Karena lautan kita sudah sangat tercemar. Juga banyak organisme perairan kita mati akibat plastik. Indonesia sudah termasuk kedua terbesar penyuplai sampah plastik di dunia setelah Cina. Makanya, bagaimana ibu-ibu di Sulawesi Selatan jangan menggunakan plastik lagi. Setidaknya kita kurangi penggunaan plastik,” jelas alumnus Unhas ini.
Apa dampak terburuk yang dirasakan secara langsung oleh manusia dari hasil pencemaran lingkungan dari sampah dari plastik tersebut?
“Wah, dampaknya pada kesehatan kalau untuk manusia, salah satunya ini belum terlalu rinci diteliti. Tapi kanker sekarang bertambah banyak. Juga kalau penelitian mengenai tumor yang terdapat di usus ikan itu sudah ada,” ungkap mantan ketua TP-PKK Kabupaten Bantaeng ini.
Liestiaty mengatakan, karena sudah menelan banyak mikro plastik, maka di usus ikan tumbuh tumor-tumor. Lalu bagaimana kalau ikan-ikan yang sudah makan mikro plastik itu dikonsumsi oleh manusia?
“Makanya, pertambahan kanker usus dan sejenisnya itu bertambah banyak di Indonesia. Mungkin penyebabnya, salah satu adalah banyaknya plastik yang kita gunakan dan dibuang seenaknya,” ujarnya.
Dirinya berharap agar ibu-ibu ketika keluar untuk berbelanja bisa membawa kantong plastik, atau tas sendiri dari rumah masing-masing. “Jangan menggunakan lagi wadah yang berbahan plastik atau air mineral dari plastik. Atau acara juga jangan menggunakan lagi mineral water dari gelas plastik,” pungkasnya. (rhm/rus)
Ketua PKK Ajak Tinggalkan Plastik
×

