pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Suami Tewas Dikeroyok Ayah, Kakak dan Mantan Suami

Lantaran Belum Cerai dan tak Direstui Menikah

MAKASSAR, BKM–Nurtaman alias Ipul (29) warga Jalan Daeng Pasawi Dalam RT VII RW IV Kelurahan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate tewas setelah diserang tiga pria di rumahnya, Senin (23/11) malam. Tusukan badik yang mengenai dada kirinya saat dikeroyok Irfan, M Syam dan Abd Latif membuat Ipul nyawa Ipul melayang.
Pembunuhan terhadap Ipul diduga motifnya adalah rasa cemburu. Diketahui bahwa, salah satu tersangka pembunuhan Ipul bernama Irfan, adalah mantan suami Lita (23), wanita yang menjadi istri Ipul.
Lita (23), istri korban mengungkapkan, jika Irfan adalah mantan suaminya. Sedangkan M Syam adalah kakak kandungnya dan Abdul Latif adalah ayahnya.
Menurut Lita, Senin (23/11) malam sekitar pukul 20.30 Wita, dia dan suaminya, Ipul sedang asyik nonton televisi. Mendadak, Irfan, M Syam dan Abdul Latif datang ke rumahnya. Tanpa banyak kata, ketiganya menyerang dan menikam Ipul hingga tewas.
Motif pembunuhan karena dendam asmara. Sejak berpisah dengan Irfan, Lita kemudian menikah dengan Ipul. Ternyata, pernikahan keduanya tidak mendapat restu dari ayah dan kakak kandungnya. Malah Lita terus didesak oleh keluarganya untuk secepatnya berpisah dengan Ipul. Namun dia tidak menghiraukan keinginan keluarganya.
“Malam itu saya sedang nonton TV bersama Ipul. Kakak saya datang bersama bapak dan mantan suamiku. Tiba-tiba kakak saya mencabut badik lalu menyerang Ipul. Ipul sempat melawan namun mendapat tikaman di bagian dada kirinya hingga jatuh tersungkur bersimba darah,”ungkap Lita.
Lita menguraikan, dirinya sama sekali tidak menyangka kalau kakak, ayah dan mantan suaminya akan membunuh Ipul.
“Keluarga saya selalu meminta agar saya pisah dengan suamiku. Taoi saya menolak. Apalagi, kami punya satu anak yang masih berusia lima bulan,” katanya Lita mengaku menjalin hubungan asmara dengan Ipul selama dua tahun.
“Orangtua saya tidak suka dengan Ipul. Karena mereka banyak mendengar isu kalau Ipul adalah preman. Keluarga saya juga mendapat kabar kalau saya kerap dipukuli. Padahal, suamiku tidak pernah memukuli saya,” kata Lita.
Saat kejadian, kata LIta, Irfan mantan suaminya mendorong tubuhnya saat hendak keluar meminta pertolongan warga.
Kasus pembunuhan ini ikut menguak dendam asmara antara tersangka dengan istri korban.
Menurut Lita, dia mengenal Ipul saat suaminya, Irfan mendekam di balik jeruji Polsek Biringkanaya terkait kasus narkoba. Saat itu Irfan divonis penjara selama dua tahun.
Sejak Irfan ditahan, hubungan asmara antara Lita dengan Ipul semakin lengket. Dan akhirnya, Lita dan Ipul memilih menikah mesti tanpa restu orangtua dan keluarga besar Lita.
“Saya kenal Ipul di rumah tante saya di Jalan Bonto Duri. Dari situ kami kemudian pacaran,” katanya.
Sementara itu, Suarni kakak kandung Ipul mengatakan, dirinya tidak terima dengan kejadian ini. Menurut dia, selama ini rumah tangga Ipul dan Lita harmonis dan tidak ada masalah. Namun dia tidak mengetahui, kalau Lita menikah dengan Ipul pada saat masih berstatus istri Irfan.
“Seandainya kami tahu kalau Lita masih memiliki suami, sudah jelas kami melarang Ipul untuk menikahinya,” kata Suarni.
Selama ini yang dia tahu, Lita sudah berpisah secara resmi dengan Irfan kemudian menikah dengan Ipul. Setelah menikah, kata Suari, keluarganya kerap datang ke rumah keluarga Lita untuk meminta agar mereka merestui perkawinan ini. Namun, keluarga Lita menolak.
Kapolsek Tamalate, Kompol Suaeb Madjid kepada BKM mengatakan, pihaknya masih mengejar pelaku pembunuhan.
“Kami masih melakukan pengejaran. Kami minta kepada pihak keluarga mereka agar para tersangka segera menyerahkan diri. Tapi sampai Kamis malam mereka belum juga menyerahkan diri,” kata Suaeb. (ish/cha/b)



×


Suami Tewas Dikeroyok Ayah, Kakak dan Mantan Suami

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar