MAKASSAR, BKM — Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto hadir di Lapangan Karebosi, Minggu (24/3). Ia tampil dalam kampanye perdana.
Massa pendukung dan simpatisan tumpah ruah di tempat ini. Mereka datang dari berbagai latar belakang, serta elemen tertentu. Juga para pengurus, kader, simpatisan partai pendukung dan pengusung. Seperti dari Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Berkarya.
Prabowo tiba di Lapangan Karebosi sekitar pukul 15.00 Wita. Ribuan pendukungnya langsung meneriakkan namanya sambil mengacungkan dua jari simbol Prabowo-Sandi.
Sebelum menyampaikan orasinya, Prabowo terlebih dulu dipasangkan patonro, ikat kepala khas Makassar oleh Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi, Andi Idris Manggabarani. Terdengar riuh para mendukung yang bersorak saat prosesi pemasangan patonro.
Di awal orasinya, Prabowo terlebih dahulu menyapa wartawan di lokasi kampanyenya. Ia menanyakan apakah para awak media ini benar-benar hadir untuk meliput kampanyenya, atau hanya sekadar ingin mencari kesalahannya.
“Halo media, apa kabar hari ini? Apa kalian benar-benar ingin meliput kampanye kami, atau hanya mau mencari kesalahan saya,” kata Prabowo sambil sedikit tersenyum, yang diikuti riuh sorakan para pendukungnya.
Dalam orasinya, Prabowo berjanji akan membentuk pemerintahan yang sehat. Ia menegaskan tak akan mengizinkan impor, kecuali dalam keadaan yang sangat genting.
Ia memaparkan bahwa tiap tahunnya, telah dihitung ada Rp1.000 triliun kebocoran uang negara yang ke luar negeri. Untuk itu dirinya akan memperbaiki keadaan ini.
Prabowo mengatakan, dalam lima tahun kepemimpinannya jika terpilih, dirinya akan menyelamatkan Rp5.000 triliun uang negara tersebut.
“Saya meyakini, dalam waktu yang tidak lama, saya yakin Indonesia masuk 10 besar ekonomi dunia,” tandas Prabowo.
Harga listrik juga telah dipertimbangkan bersama tim, bisa diturunkan dalam 100 hari pemerintahannya jika terpilih. Harga sembako juga ia yakin bisa diturunkan. Namun Prabowo belum mau membeberkan lebih rinci bagaimana ia bisa menurunkan harga sembako ini
“Belum sekarang saya katakan. Nanti ada yang nyontek. Akan saya bilang dalam 24 hari ke depan. Saya ingatkan, tidak mungkin saya bicara begini kalau saya tidak yakin,” tegas mantan Danjen Kopassus ini.
Beberapa janji lainnya yang diutarakan Prabowo, akan membangun ratusan pabrik baru demi membuka lapangan pekerjaan. Selain itu, ia juga akan membuat perjanjian kepada para pejabat publik untuk tidak memperkaya diri selama dirinya menjabat.
“Saya minta mereka tanda tangan perjanjian bahwa mereka tak mau memperkaya diri selama menjabat. Kalau tidak bersedia, saya tidak akan pilih. Begitu menjabat, lapor semua kekayaan. Berhenti menjabat, lapor juga,” tegasnya.
Prabowo juga berjanji akan memperbaiki gaji pegawai pemerintah. Mulai dari honorer, guru, dosen, bidan, guru besar, hakim, hingga jaksa, polisi, hingga tentara. Hal ini dimaksudkannya supaya tidak ada praktik sogok menyogok.
Di akhir orasinya, Prabowo merasa terharu dengan antisias massa yang hadir. Ia sempat mengatakan bahwa orang Sulawesi Selatan itu kecil-kecil, tapi semangatnya luar biasa.
“Orang Sulsel itu kecil-kecil, tapi semangatnya luar biasa. Banyak orang Sulsel jadi pelaut. Tidak gampang itu,” ujarnya.
Massa yang hadir dengan membawa beragam atribut, seperti spanduk hingga bendera partai pendukung dan pengusung capres.
Sementara pakaian yang digunakan, mulai dari warna putih, biru dan ada juga berwarna cokelat, sesuai dengan warna partai yang didukungnya. Probowo sendiri tampil dengan mengenakan baju kebesarannya berwarna cokelat.
Di depan panggung, massa mengibarkan bendera partai politik. Mulai dari Partai Demokrat, PKS, Gerindra, Berkarya. Bahkan bendera warna kuning kusam yang menyerupai logo Partai Golongan Karya (Golkar) turut dikibarkan.
“Saudara-saudara sekalian, apakah kalian ingin bahagia atau tidak? Kalian merekam sudah ada keadilan di negeri ini atau belum? Kalian gampang atau tidak mendapatkan pekerjaan? Pemuda-pemuda bisa dengan mudah dapat pekerjaan atau tidak? Yang sudah dapat pekerjaan, gaji sudah cukup tidak? Dan harga barang sudah terjangkau oleh rakyat atau tidak? Masalahnya ini adalah karena kekayaan Indonesia tidak di tangan rakyat Indonesia sendiri,” tegasnya.
Prabowo menegaskan, kekayaan di Indonesia dikuasai oleh orang-orang luar. Sementara yang menguasai kekayaan Indonesia hanya segelintir orang. Tentu ini adalah sebuah gambaran tidak adanya keadilan di negeri ini.
“Perjuangan kami dalam koalisi Indonesia adil makmur adalah agar kekayaan itu kembali ke tangan rakyat Indonesia. Itu tekad saya. Itu tekad Sandiaga Uno dan itu tekad kawan-kawan saya dalam koalisi kita. Kita bertekad mengembalikan kekayaan Indonesia ke tangan rakyat,” sebutnya.
Tokoh yang Hadir
Kedatangan capres Prabowo di Kota Makassar diikuti belasan rombongan. Seperti Surya Prabowo, Glenny Kahuripan, Ferry Mursidan Baldan, Sekjen DPP Demokrat Dr Hinca Panjaitan, mantan Menteri Koperasi Syarif Hasan, mantan anggota DPR RI Mohammad Jafar Hafsah, Said Didu, dan politisi Golkar yang baru dimundurkan Erwin Aksa.
Tak hanya itu, juga hadir Ketua DPP Demokrat Andi Geerhan Lantara, Husain Malik, serta caleg DPR RI dari partai pengusung dan pendukung.
Tokoh Sulsel juga hadir. Di antaranya mantan Gubernur Sulsel HM Amin Syam, mantan wakil gubernur Sulsel dua periode Agus Arifin Nu’mang, mantan bupati Enrekang dua periode La Tinro La Tunrung, mantan bupati Sinjai dua periode Andi Rudianto Asapa, Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah Erbe, dan Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Idris Manggabarani.
Agus Arifin Nu’mang mengungkapkan bila kampanye Prabowo di Makassar diikuti banyak tokoh. Termasuk mantan petinggi partai Golkar. “Alhamdulillah, kampanye di Makassar diikuti banyak tokoh dan dihadiri ribuan massa,” ujar Agus Arifin Nu’mang. (arf-nug/rus)

