MAKASSAR, BKM — Tiga calon anggota legislatif dari Partai Golongan Karya (Golkar) menjadi nara sumber dalam diskusi politik bertajuk Menguji Kekuatan Caleg Golkar di Basis. Masing-masing Irwan Muin, Irwan Ade Saputra, dan Nasruddin Upel.
Diskusi berlangsung di redaksi Harian Fajar Gedung Graha Pena, Selasa (9/4). Pengamat politik dari Universitas Bosowa Dr Arief Wicaksono juga hadir. Jalannya diskusi dipandu moderator Mustakim Musma.
Di awal diskusi, disinggung ujian besar yang mengadang Partai Golkar pada kontestasi pemilu legislatif (pileg) 2019. Termasuk tantangan yang dihadapi para calegnya.
Irwan Muin, caleg Partai Golkar untuk DPRD Sulsel Dapil 1 Sulsel Makassar A, mengungkapkan adanya fenomena yang terjadi di masyarakat pada pesta demokrasi. Yaitu munculnya janji-janji yang dilontarkan masyarakat, bukan dari dirinya sebagai caleg.
Bagi Irwan, masyarakat sudah seharusnya melihat politik sebagai cara kebaikan. Politik memiliki tujuan perbaikan. Semua dapat melakukan kebaikan melalui gerakan-gerakan politik yang baik pula.
“Partai Golkar mempunyai sejarah panjang dan begitu banyak. Ini yang harus dipertahankan. Semua kader di Golkar melahirkan anggota DPRD yang baik. Politik untuk kebaikan, dan kita bisa berbuat kebaikan melalui politik,” ujarnya.
Adapun caleg DPRD Sulsel Dapil 2 Sulsel Nasruddin Upel, mengatakan semua caleg telah turun mendengarkan setiap aspirasi masyarakat, dan menyampaikannya agar didengar dan direalisasikan. Caleg harus siap memperjuangkan aspirasi yang selama ini menjadi masalah di tengah masyarakat. (arf/rus)
”Mari Berbuat Kebaikan Melalui Politik”
×

