pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Deretan Gagasan di Run Makassar

SAAT memaparkan gagasannya untuk Kota Makassar di hadapan Gubernur HM Nurdin Abdullah, ada beberapa penekanan yang disampaikan Iqbal Suhaeb terhadap sejumlah persoalan. Ia menyebutkan masalah dan hambatan.
Di antaranya visi dan tujuan kurang jelas, serta lemah dalam implementasi. Peluang yang ada, yakni kota dengan jumlah penduduk yang besar, lokasi, dan kondisi geografis. Sementara tantangan yang ada, yaitu urbanisasi, energi dan pelayanan publik. Sedang isu strategis yang dimiliki, antara lain posisinya, berperan sebagai pusat distribusi/transportasi, dan kota transit.
Ia kemudian memaparkan visinya dalam “Run Makassar” dan misi “Clean, Comfort and Continuity” atau “Bersih, Kenyamanan, dan Kontinuitas”.
“Kami memiliki visi Run Makassar. Apa artinya? Run itu orang Makassar tidak lagi melakukan business as usual (mengerjakan urusan seperti biasa). Jadi harus selalu agresif dan bekerja lebih cepat,” kata Iqbal.
Mengapa ini diperlukan? Ia menjelaskan, karena Makassar adalah daerah dengan pertumbuhan yang tinggi. Demikian juga dengan aparat pemerintahan harus bergerak cepat. Tidak lambat dan harus selalu berpikir out of the box (beda dari biasanya).
Iqbal menilai, beberapa program yang telah dikerjakan oleh wali kota Makassar sebelumnya sudah baik, sehingga perlu dilanjutkan. Sedangkan masalah yang perlu diselesaikan oleh pj wali kota, banyak program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tumpang tindih, sehingga diperlukan ada pengaturan yang lebih baik. Banyak persoalan yang hanya diselesaikan secara jangka pendek. Seperti perparkiran, kemacetan, dan persampahan.
“Hanya gali lubang tutup lubang, dan solusinya tidak subtantif,” sebutnya.
Masalah lain yang dihadapi adalah urbanisasi. Di mana lebih 30 persen urbanisasi yang ada di Sulsel ada di Kota Makassar. Demikian pula dengan masalah kemiskinan yang masih tinggi.
Iqbal menangkap peluang yang dimiliki oleh Kota Makassar. Selain memiliki penduduk yang besar, kesempatan yang lebih besar dalam berbagai bidang, permintaan pasar yang tinggi, dan tenaga kerja yang banyak. Posisi Makassar sangat strategis, menjadi center point of Indonesia (titik pusat/tengah Indonesia), serta menjadi pusat distribusi jasa.
“Makassar juga merupakan kota transit. Semua orang ingin mendapatkan pelayanan yang bagus, cepat, dan ramah. Sehingga fungsi-fungsi ini harus dijalankan Kota Makassar,” ujarnya.
Iqbal pun memaparkan program strategis yang akan dilakukan dalam 20 bulan jika menjabat. Ia tuangkan dalam delapan program. Pertama, pembangunan drainase tertutup. Optimalisasi pedesterian. Rekayasa lalulintas dan parkir. Hingga waste management (manajemen persampahan).
“Ini harus tertutup agar sampah-sampah tidak masuk ke drainase. Juga ada optimalisasi pedesterian,” jelasnya.
Selanjutnya, integrasi dan simplikasi program OPD. Yakni low poverty thru tourism (langkah pengurangan kemiskinan melalui pariwisata). Manajemen pasar tradisional. Layanan publik dan penegakan hukum. (rhm/rus)




×


Deretan Gagasan di Run Makassar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar