TAKALAR, BKM — Di pagi hari, Senin (14/10). Kira-kira pukul 08.00 Wita. Warga Dusun Bontosunggu, Desa Pa’rampungangnta, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar tiba-tiba geger.
Sonrong Daeng Mangung, kakek berusia 78 tahun meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan. Lehernya nyaris putus dan terkapar di atas balai bambu. Ia tetiba ditebas parang oleh tetangganya sendiri bernama Santa Dg Sikki (45).
Pagi berdarah ini berlangsung ketika korban tengah berada di kolong rumah panggung milik Kamasia Dg Lumu. Tidak lama berselang, ia diserang oleh Dg Sikki dengan menggunakan parang.
Satu kali tebasan diayunkan ke leher bagian belakang. Seketika itu juga korban tewas di tempat.
Warga yang melihat peristiwa pembantaian ini langsung menghubungi aparat Polsek Polut dan Polres Takalar. Tak lama kemudian petugas kepolisian pun tiba. Selanjutnya pelaku langsung diamankan bersama barang bukti sebilah parang.
Korban lalu dievakuasi ke kediamannya, yang berada tak jauh dari lokasi. Selanjutnya petugas kepolisian menggiring pelaku bersama barang buktinya ke Mapolsek Polut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Belakangan terungkap, pelaku memiliki riwayat penyakit jiwa.
Kapolres Takalar AKBP Gani Alamsyah, membenarkan hal itu. ”Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku terlihat seolah-olah tidak pernah berbuat apa-apa. Selanjutnya anggota lainnya menggali lebih dalam. Ternyata pelaku memiliki riwayat penyakit gangguan jiwa,” terang AKBP Gani Alamsyah, kemarin.
Bahkan, lanjut dia, bukan kali pertama Dg Sikki melakukan pembunuhan. Empat tahun silam ia juga berbuat serupa. Korban Dg Sikki kala itu adalah istrinya sendiri.
Meski begitu, kata kapolres, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan untuk memastikan dengan melibatkan tim medis. Salah satunya melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku. Sebab pada kasus sebelumnya, pelaku membunuh istrinya juga karena mengidap sakit jiwa.
Kepala Desa Pa’rappungangta Dahlan Sira, mengamini penjelasan kapolres. Kata dia, korban diparangi oleh pelaku ketika sedang tidur-tiduran di balai-balai kolong rumah tetangga.
”Pelaku sudah dua kali melakukan pembunuhan. Beberapa tahun lalu istrinya juga diparangi hingga meninggal dunia,” jelas Dahlan, kemarin.
Kasat Reskrim Polres Takalar AKP Jufri Natsir mengatakan, pelaku kini telah diamankan di mapolres. (ish-ira/rus)
Dulu Bunuh Istri, Kini Habisi Nyawa Tetangga
×

