pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Waspada Teroris

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo menghimbau seluruh masyarakat untuk mewaspadai aksi terorisme yang bisa saja terjadi di malam pergantian tahun.

“Warga harus hati-hati dengan aksi teror. Bantu aparat kepolisian agar situasi tetap aman dan terjaga,” tegas Syahrul di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (28/12) siang.
Mantan Bupati Gowa dua periode ini juga meminta warga untuk tidak terlalu euforia atau berlebihan bergembira dalam merayakan malam pergantian tahun. ”Yang normal-normal saja. Jaga supaya situasi keamanan tetap kondusif serta damai,” tegasnya.
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, kata Syahrul, berbagai upaya sudah dilakukan. Polda dan Kodam VII Wirabuana akan menurunkan kekuatan penuh untuk mengantisipasi aksi teror serta bentuk tindak kriminalitas lainnya.
“Panglima berjanji akan membantu kepolisian menjaga keamanan,” ujar Syahrul seraya berharap malam pergantian tahun dilalui dengan suka cita tanpa ada konflik.
“Suasana nyaman dan aman tidak hanya tugas aparat. Kita semua harus ikut serta menciptakan situasi damai. Sebelum terjadi masalah, media juga harus berperan memberi warning pada masyarakat,” terangnya.
Dia menambahkan, semua bupati, wali kota, camat dan kepala desa harus tetap berada di daerahnya masing-masing untuk bahu membahu dengan aparat keamanan. “Jangan ada tawuran, atau kekerasan dan kriminal dalam bentuk apapun,” imbuhnya.
Sementara itu, Polda Sulsel telah menetapkan status Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Siaga 1 atas ancaman aksi terorisme. Daerah ini menjadi perhatian aparat kepolisian setelah menerima data dari intelijen. Wilayah Polman pernah menjadi lokasi latihan sejumlah terorisme dan sejumlah anggota terorisme pentolan Poso diduga ada yang melarikan diri ke Polman.
Kepala Bidang Humas Polda Suselbar Kombes Pol Frans Barung Mangera menegaskan, sampai Senin kemarin, seluruh titik rawan di wilayah Kabupaten Polman masih berstatus siaga satu.
“Kami meneruskan koordinasi ke Polres Polman, dan meminta agar personel meningkatkan kewaspadaan selama pelaksanaan Natal dan malam pergantian tahun,” tegas Frans Barung.
Menurut Frans, di Polman diduga masih ada anggota teroris pentolan poso yang masih bercokol. “Kita intensif melakukan koordinasi dengan Polres Polman,” kata Frans.
“Informasi dari data intelejen kita, Polman masih rawan sehingga penjagaan dan pemantauan ketat masih terus kami lakukan. Apalagi menjelang perayaan pergantian tahun yang merupakan momentum strategis. Seluruh lokasi strategis yakni kantor pelayanan publik dan tempat tempat keramaian kami sterilkan,” tandas Frans Barung.



×


Waspada Teroris

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar