MAKASSAR, BKM — Sesosok bayi laki-laki berusia sekitar enam bulan ditemukan mengapung di dalam drainase di Jalan Satangnga. Tepatnya diperbatasan wilayah hukum Polsek Wajo dan Polsek Bontoala, Kamis pagi (2/1) sekitar pukul 07.45 Wita.
Saat ditemukan, bayi itu dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam. Bayi itu ditemukan tim Satgas Kebersihan Kecamatan Wajo saat membersihkan sampah dalam drainase. Informasi yang dihimpun BKM di TKP menyebutkan, mayat bayi berkelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan petuagas kebersihan Kecamatan Wajo bernama Mustamin bersama Opa.
Ketika itu mereka sedang membersihan sampah dalam drainase itu. Saat sedang membersihkan, mereka melihat kantongan plastik hitam terapung dalam drainase. Awalnya mereka mengira itu tikus mati.
Setelah saksi turun ke dalam drainase dan membuka kantongan tersebut, ternyata isinya bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa. Saksi kemudian memanggil teman-teman dan warga sekitarnya serta Ketua RT 02/RW 01, Kelurahan Ende, Kecamatan Wajo bernama Hastuti (50) untuk melihat dan dilaporkan ke pihak kepolisian.
Atas laporan itu, anggota Polsek Wajo datang untuk mengevakuasi mayat bayi laki-laki yang diletakan di atas kipas angin di dalam drainase kemudian dimasukan ke dalam dos untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Kanit Reskrim Polsek Wajo, AKP Usman Tobo, mengemukakan, setelah dicek ke TKP, ternyata TKPnya masuk dalam wilayah hukum Polsek Bontoala. Sehingga pihaknya menghubungi pihak Polsek Bontoala untuk menanganinya.
Kanit Reskrim Polsek Bontoala, Iptu Rahman Ronrong, saat dihubungi via WA, mengemukakan, hasil olah TKP diduga banyi laki-laki itu hasil hubungan gelap dan dibuang ke dalam drainase saat hujan.
Pelaku pembuangan bayi laki-laki itu masih dalam penyelidikan. Beberapa saksi di TKP sudah dimintai keterangannya. (jul/mir)
Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Dalam Drainase di Satangnga
×

