MAKASSAR, BKM — Selasa malam (4/2) sekitar pukul 22.30 Wita. Warga BTN Minasa Upa Blok M11, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini terlibat kejar-kejaran. Mereka mendapat serangan dari sekelompok pemuda tak dikenal. Sebuah rumah yang dikontrak mahasiswa menjadi sasaran.
Akibat kejadian itu, dua orang menjadi korban. Masing-masing Dedi Mulyadi Ahmad (23) dan Muh Erik (21). Mereka mengalami luka pada bagian pantat dan pahanya akibat terkena anak panah.
Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit guna mendapat pertolongan medis. Aparat Polsek Rappocini tiba di lokasi tepat saat kejadian berlangsung. Petugas kemudian mengambil keterangan sejumlah saksi.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko, membenarkan kejadian tersebut. ”Ada dua orang yang jadi korban terkena anak panah. Polsek Rappocini masih menyelidiki motif dan pelaku penyerangan,” ujarnya, kemarin.
Seorang saksi bernama Virgiawan (22), menjelaskan kepada polisi bahwa saat kejadian dirinya hendak keluar rumah untuk membeli rokok. Namun, tanpa disangka-sangka olehnya tetiba datang sekitar 20 orang.
Saat itu pelaku langsung melakukan penyerangan. Saksi kemudian masuk ke dalam rumahnya, lalu berteriak meminta pertolongan.
Meski begitu, saksi tetap saja dikejar hingga ke dalam. Pelaku bahkan memecahkan kaca jendela rumah. Selanjutnya masuk dan melakukan penyisiran, menghamburkan kursi dan kipas angin. Mereka juga memanah dua orang yang berada di dalam rumah.
Saksi lain bernama Ardiansyah (25) yang juga ketua cabang HMI Gowa Raya, mengatakan saat kejadian dirinya berada di Paccinnongan, Kabupaten Gowa. Ia mengaku kaget setelah menerima telepon dari temannya bahwa rumah kontrakan yang dihuni oleh pemuda asal Bulukumba itu diserang.
Usai menerima telepon, Ardiansyah langsung mendatangi lokasi kejadian. Di dalam rumah ia mendapati dua korban dalam kondisi terluka. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit guna mendapat perawatan.
”Aparat Polsek Rappocini yang datang ke lokasi telah mengantongi identitas terduga pelaku penyerangan. Dari keterangan korban, ia mengenali salah seorang terduga pelaku yang merupakan mahasiswa,” terang Indratmoko menirukan keterangan korban.
Polisi yang melakukan penyisiran di TKP, mendapati sejumlah barang bukti. Yakni tiga batang anak panah, serta satu sumbu bom molotov yang belum terbakar. (ish/rus)
Rumah Kontrakan Mahasiswa Diserang, Dua Terkena Panah
×

