pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dishub Upah Pak Ogah

Ditugaskan Jadi Penjaga Rambu

MAKASSAR, BKM — Pak Ogah di Makassar yang selama ini disebut-sebut meresahkan pengendara di jalan raya, akan dipekerjakan secara resmi oleh pemerintah. Mereka ditugaskan sebagai penjaga rambu. Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel yang akan mengupah mereka.
Kepala Bidang Lalulintas Dinas Perhubungan Sulsel Aruddini, menjelaskan pihaknya siap memberdayakan Pak Ogah yang adadi Makassar. Menjadikannya sebagai penjaga rambu, menurut Aruddini, merupakan salah satu bentuk pembinaan kepada masyarakat bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sulsel.
”Berdasarkan data yang dijaring oleh satgas, kami akan inventarisir para Pak Ogah ini. Pola pembinaannya bagaimana bisa statusnya sebagai penjaga rambu. Kami ingin Pak Ogah tidak lagi dipandang negatif oleh masyarakat,” ujarnya, Rabu (11/3).
Para penjaga rambu ini rencananya baru akan diujicoba dua pekan ke depan. Ada 30 Pak Ogah yang akan ditempatkan pada tiga titik berbeda di kota Makassar.
Pertama di bukaan Jalan Perintis Kemerdekaan depan pintu I Unhas. Kedua, di bukaan Jalan Urip Sumoharjo depan Universitas Bosowa. Ketiga, di u-turn Jalan Sultan Alauddin depan Univesitas Muhammadiyah, Makassar. Masing-masing akan ditempatkan 10 orang yang bergantian berjaga.
”Kita mau meramu beberapa titik dulu apakah efektif atau tidak. Kita rancang beberapa model di Perintis, Urip, dan Alauddin. Kalau efektif, ada kemungkinan kita tambah di beberapa titik lagi,” ujar Aruddini.
Selain bertugas sebagai penjaga rambu, Pak Ogah juga akan ditugaskan sebagai penjaga keamanan di area mereka ditempatkan. Menggunakan rompi khusus yang dibuat oleh Dishub Sulsel sebagai penanda mereka adalah petugas resmi. Tidak lagi meminta upah kepada para pengendara.
Aruddini mengatakan, nantinya pihak Dishub akan memberikan upah jasa kepada mereka. Hanya saja, ia belum menyebut berapa besaran upah yang akan diberikan dan berapa anggaran yang dialokasikan.
”Makanya kita siapkan dua minggu ke depan. Kita mau rancang dulu rompinya bagaimana. Termasuk juga rencana ada uang jasa bagi mereka yang disiapkan oleh Dishub,” jelasnya lagi.
Aruddini berharap, penjaga rambu ini bisa menjadi role model bagi pemberdayaan Pak Ogah di Makassar. Pihaknya pun nantinya akan mengusulkan ide tersebut untuk Pemkot Makassar, supaya mereka bisa menjalankan aturan ini.
Selain itu, Pak Ogah juga diharapkan bisa bergabung secara resmi dengan pemerintah ke depannya. Tidak terus menerus menjadi pekerja yang sampai sekarang dianggap ilegal.
Sebelumnya, pada Selasa (10/3), digelar operasi gabungan yang menyisir para Pak Ogah yang beroperasi di Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Alauddin. Ada belasan orang yang diamankan, untuk selanjutnya dilakukan pembinaan. Upaya penertiban ini terus dilakukan hingga keberadaan Pak Ogah bisa diatasi. (nug)



×


Dishub Upah Pak Ogah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar