MAKASSAR, BKM — Aparat kepolisian Polsek Tamalate dengan sigap ke Jalan Kumala II setelah mendapat informasi adanya dua kelompok pemuda terlibat bentrok, yakni antara warga Lepping dan Jongayya.
Setiba di lokasi, petugas melakukan penyisiran. Kedua kelompok langsung membubarkan diri. Dari hasil penyisiran, aparat kepolisian mendapati barang bukti berupa panah lengkap dengan alat pelontarnya.
Panit Reksrim Polsek Tamalate, Ipda Latief, mengatakan, pihaknya masih mendalami motif bentrokan kelompok antara warga Jalan Lepping dan Joganyya, pada Sabtu (6/6).
”Kalau hasil penyelidikan sementara, informasi yang berhasil kami himpun menyebutkan pemicunya setelah adanya dua orang bocah yang pulang dari pengantaran jenazah. Keduanya dicegat warga Jongayya lalu dipukuli. Keduanya pun menyampaikan kepada warga Jalan Lepping. Akhirnya, kedua kelompok terlibat cekcok berujung tawuran,” kata Ipda Latif, Minggu (7/6).
Kendati demikian, pihaknya masih mendalami lagi motif kejadian tersebut. Sebab kata dia, tawuran dua kelompok di wilayahnya itu (warga Jogayya dan warga Lepping), bukan kali pertama terjadi. Namun sebelumnya pernah juga terjadi.
”Kami masih dalami motifnya. Kedua kelompok tawuran itu bukan kali pertama terlibat tawuran. Namun sebelumnya juga pernah mereka tawuran. Untuk saat ini kami lebih dulu melakukan pengamanan guna menghindari provokasi,” tandasnya. (ish/mir/c)
Pulang Antar Jenazah, Dua Kelompok Warga Tamalate Bentrok
×

