MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan jika tidak ada virus corona yang terdapat dalam tubuh hewan kurban. Karena itu tidak perlu dilakukan tes terhadap satwa yang akan dipotong tersebut.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel Abdul Azis, mengatakan bahwa covid-19 tidak ada hubungannya dengan hewan kurban. Sehingga segala macam tes untuk mengetahui hewan kurban terjangkit atau tidak, tak perlu dilakukan.
Namun, ia mengungkapkan bahwa hewan kurban tetap harus melalui pemeriksaan. Pemeriksaan yang dilakukan kurang lebih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, proses pemotongannya juga akan mengacu pada antisipasi penyebaran covid-19.
“Tetap pemeriksaan, sama saja tahun lalu. Yang ditekankan, mengantisipasi penyebaran covid. Mulai dari penyembelihan, penanganan saat kurban, semua harus tetap jaga jarak dan bersih. Tidak ada yang terlalu istimewa,” ungkapnya.
Pihaknya juga dikatakan telah membagikan SOP (standart operational procedur) pemotongan kurban ke kabupaten/kota se-Sulsel. Pihak kabupaten/kota nanti tinggal melaksanakannya.
“Jadi kita hanya sisa memonitor, melakukan pendataan, dan menekankan kepada masyarakat yang ingin berkurban, sesegera mungkin dilaporkan ternaknya sebelum dilakukan pemotongan,” kata Azis, Kamis (2/7).
Akan ada dua pemeriksaan yang dilakukan. Pertama adalah pemeriksaan sebelum dipotong atau pemeriksaan antemortem. Kedua berupa pemeriksaan postmortem, atau pemeriksaan setelah dipotong.
”Pemeriksaan antemortem dilakukan oleh tenaga medis. Mereka akan memeriksa kesehatan ternak dan kesempurnaan hewan sebelum dipotong. Kedua, setelah dipotong akan tetap dipantau pemeriksaan postmortem. Memeriksa daging-daging, kalau ada gejala penyakit, kita antisipasi,” jelasnya.
Hal ini juga dibenarkan oleh Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah. Nurdin mengatakan, spesimen hewan berbeda dengan manusia. Jadi pemeriksaan atau tes covid-19 tak perlu dilakukan untuk hewan kurban.
“Tidak ada itu (tes covid ke hewan kurban). Spesimennya kan lain. Jadi tidak perlu dites. Pemeriksaan kesehatan saja seperti biasa,” ujarnya. (nug)
Pemotongan Hewan Kurban Antisipasi Penyebaran Covid
×

