pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Imun Gelar Expo, Adama di Atas Phinisi

Danny-Dilan Mendaftar Jumat, Appi-Rahman Minggu

MAKASSAR, BKM — Dua bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota mengagendakan untuk melaksanakan deklarasi. Mereka adalah duet Irman ”None” Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin Halid dan Mohammad Ramdhan ”Danny” Pomanto-Hj Fatmawati Rusdi.
Rencananya, pasangan Irman-Zunnun dengan akronim Imun ini akan menggelar deklarasi, Rabu esok (2/9) di Celebes Convention Centre (CCC). Kegiatan ini dikemas dalam event bertajuk Imun Expo.
Arvelia Arifin selaku juru bicara pasangan Imun, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda besar yang dirangkaikan dengan deklarasi. Acara ini merupakan ide pasangan None-Zunnun yang tidak mau deklarasinya berlangsung biasa-biasa saja.
“Pasangan Imun tidak mau deklarasi berlangsung biasa-biasa saja. Mereka menginginkan ada manfaat bagi masyarakat. Maka digagaslah beberapa kegiatan seperti pameran UMKM, pameran inovasi, dan sebagainya,” kata Arvi, kemarin.
Imun Expo akan diisi dengan berbagai kegiatan. Di antaranya pameran UMKM, pameran inovasi, temu influencer, podcast religi, lomba tiktok Imun, deklarasi, dan launching aplikasi.
Pameran akan diikuti puluhan UMKM yang ada di Makassar. Sementara pada pameran inovasi akan memperkenalkan sejumlah gagasan dan inovasi yang akan dilakukan None-Zunnun ketika jika kelak terpilih sebagai wali kota dan wakil wali kota Makassar.
Di sesi podcast religi, akan ada diskusi atau sharing ceramah antara salah satu ustaz kondang dengan pasangan None-Zunnun. Sementara di sesi temu influencer, akan ada sharing session yang mendiskusikan seputar sosok None-Zunnun, dan harapannya untuk Makassar ke depan.
Di sela-sela Imun Expo juga akan diumumkan pemenang lomba tiktok yang dilaksanakan tiga hari sebelumnya. Puncaknya adalah deklarasi pasangan Imun yang akan menyatakan kesiapannya secara resmi untuk ikut bertarung di kontestasi pilwali Makassar.
Arvi melanjutkan, sebelum rangkaian Imun Expo dilaksanakan, pasangan ini akan melakukan ziarah ke makam dua pahlawan asal daerah ini. None ziarah ke makam Sultan Hasanuddin, sementara Zunnun ke makam Arung Pallakka.
Selanjutnya, kedua pasangan itu bertemu di Masjid Tua Katangka untuk melaksanakan salat Magrib. Selanjutnya bersama-sama menuju ke CCC, tempat kegiatan Imun Expo digelar.
Arvi menekankan, karena kondisi pandemi covid-19 saat ini belum memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan dengan mobilisasi massa yang besar, maka peserta Imun Expo akan dibatasi. Jumlahnya maksimal 200 orang. Terdiri dari pengurus partai pengusung, pengisi kegiatan, keluarga pasangan None-Zunnun, perwakilan relawan dan simpatisan, dan media yang akan melakukan peliputan.
“Panitia akan secara ketat menerapkan protokol kesehatan. Sebelum masuk ke lokasi acara, peserta harus dicek suhu tubuhnya. Juga disiapkan hand sanitizer dan cuci tangan, dan wajib mengenakan masker,” tambahnya.
Pasangan Danny-Fatma akan melakukan deklarasi pada Kamis (3/9). Konsep yang diusung berbeda dari yang lain. Duet yang dikenal dengan akronim Adama ini bakal menggelar deklarasi di atas kapal Phinisi, dan akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional.
“Insyaallah tanggal 3 September kita deklarasi di atas kapal Phinisi dan akan disiarkan langsung oleh stasiun TV nasional,” ujar Danny.
Hal itu dilakukan, menurut Danny, karena kondisi saat ini masih pandemi. Sehingga yang hadir di atas kapal Phinisi hanya berjumlah 20 orang saja.
Danny berharap masyarakat cukup tinggal di rumah menyaksikan tayangan lewat layar kaca televisi nasional. Ia juga sengaja mengambil televisi nasional agar Indonesia bisa tahu budaya Makassar seperti apa.
“Kapasitas kapal itu 50 orang. Tapi karena pandemi, jadi cukup 20 orang saja yang datang. Masyarakat cukup nonton di rumah saja.”
“Itulah kenapa kita gaet televisi nasional. Selain masyarakat bisa mudah menonton di rumah, kita juga mau kasih tahu ke seluruh Indonesia, meskipun kita lokal tetapi Indonesia harus tahu lokal kita,” terang Danny.
Untuk peserta yang hadir di atas kapal Phinisi sendiri merupakan elite partai pengusung dan partai pendukung, serta beberapa pihak penting dalam proses pemenangan Adama di pilwali Makassar.
Kemarin, Danny Pomanto menghadiri peresmian penggantian patung Mayjen TNI (Purn) Andi Mattalata di anjungan Pantai Losari Makassar. Kegiatan ini dihadiri keluarga besar almarhum dan sejumlah perwakilan Pemkot Makassar.

Dilan Mappatabe’

Pasangan Syamsu Rizal MI-Fadli Ananda (Dilan) telah menggelar deklarasi di Tribun Karebosi, Senin malam (31/8). Sebelum melakukan deklarasi, pasangan ini menemui ulama kharismatik Sulsel AGH Sanusi Baco.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel itu mendoakan Deng Ical-Fadli Ananda menuju deklarasi. “Semoga deklarasi Deng Ical dan dokter Fadli Ananda berjalan sukses,” ujarnya.
Deng Ical dan Fadli meminta doa agar segala sesuatunya berjalan lancar. “Bukan hanya deklarasi, tapi juga kegiatan lainnya menuju pilwali Desember mendatang,” katanya.
Menurut dr Fadli, kunjungan menemui AGH Sanusi Baco bukan hanya untuk meminta doa, tapi juga mappatabe’. “Pak kyai adalah orang yang dituakan di daerah ini, sehingga sebelum deklarasi kita harus mapptabe’ dulu sebagai rasa hormat kepada beliau,” kata pemilik Rumah Sakit Ananda, Makassar ini.
Mappatabe’ merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat Bugis Makassar, yang menggambarkan sopan santun atau tingkah laku yang berarti permisi.
Tak hanya itu, Deng Ical juga menyempatkan diri untuk melakukan ziarah ke makam ayahnya, almarhum Marzuki Ibrahim di Pekuburan Permas, Kelurahan Kalegowa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Deng Ical mengenakan kemeja kotak-kotak hitam putih lengan panjang dipadu dengan songkok recca. Ia tiba di pekuburan pukul 07.32 Wita. Sesampainya di makam ayahnya, Deng Ical terlihat membersihkan rumput yang tumbuh di atas makam. Setelah itu ia pun memanjatkan doa.
Selanjutnya, ketua PMI Makassar ini mendatangi rumah ibunya yang tak jauh dari tempat pekuburan. Di sana, kader Muhammadiyah itu sungkeman dan meminta doa restu ibunya untuk ikut bertarung pada pilwali Makassar 2020.
“Saya ingin menitip pesan kepada siapapun, bahwa status anak yang melekat kepada kita jangan sampai kita sia-siakan sebagai bekal menuju surga. Saya dan apa yang saya capai sekarang, itu karena doa orangtua yang kemudian berbuah ridho Allah Swt,” seru mantan penjabat wali kota Makassar ini.
Setelah meminta restu orangtua dan keluarga inti, Deng Ical menyatakan mantap menatap pilwali Makassar. Termasuk agenda deklarasi, di mana ia akan meminta restu kepada seluruh masyarakat Makassar.
“Mohon doa restu, semoga perjuangan ini bisa dimudahkan. Saya maju pada pilkada untuk mengabdi, membangun dan menegaskan kembali kejayaan Makassar,” tuturnya.
Juru bicara Dilan, Siti Misbach Azhari sebelumnya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tokoh, relawan, simpatisan dan komunitas pendukung yang tidak bisa diakomodir secara penuh dalam deklarasi. Bukan karena tak mau, tapi adanya aturan standar protokol kesehatan yang harud dipatuhi demi kebaikan bersama.
“Dengan berat hati, Dilan menghaturkan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh tokoh, komunitas, kelompok relawan dan simpatisan pendukung Dilan. Sangat besar harapan Dilan untuk bersama, tapi ini semua demi kebaikan bersama, kita harus patuhi protokol kesehatan covid-19,” ucap mantan Jubir Gerakan Milenial Sulsel ini.

Agenda Pendaftaran

Empat pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota telah mempersiapkan diri untuk mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar. Moh Ramdhan Pomanto-Hj Fatmawati Rudi dijadwalkan mendaftar pada Jumat (4/9) pagi.
Di hari yang sama, pasangan Syamsu Rizal MI alias Deng Ical-dr Fadli Ananda juga akan melakukannya seusai salat Jumat. Sejumlah tokoh dan elite partai politik akan mendampingi para bakal calon ketika datang ke KPU.
Sementara pasangan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando akan mendaftar pada hari Minggu (6/9). Juru bicara Appi-ARB Fadli Noer mengemukakan bila pihaknya memilih hari Minggu untuk menjaga kenyamanan publik di jalan raya pada hari kerja.
“Oleh karena besarnya animo masyarakat berbondong-bondong untuk mengantarkan pasangan Appi Rahman ke KPU Makassar, maka dengan ini kami mengumumkan jadwal pendaftaran dialihkan ke hari libur, yakni Minggu tanggal 6 September 2020 pukul 12.30 Wita. Titik kumpul di Masjid Raya. Prosesi dimulai tepat setelah salat dhuhur,” jelas Fadli Noer.
Untuk pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Halid dikabarkan juga akan mendaftar pada hari terakhir. (rhm-jun)




×


Imun Gelar Expo, Adama di Atas Phinisi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar