MAKASSAR, BKM–Berbagai aktivitas dilakukan Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, jelang pendaftaran sebagai calon di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, pada jumat besok.
Seperti Rabu (2/9) kemarin, pasangan bakal calon Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar, Irman ‘None’ Yasin Limpo dan Andi Zunnun Armin Nurdin Halid, menggelar deklarasi yang dikemas dalam even IMUN EXPO, di Celebes Convention Centre (CCC), Rabu, 2 September 2020.
Juru bicara pasangan None-Zunnun, Arvelia Arifin menjelaskan, kegiatan diawali dengan ziarah ke makam dua pejuang di Sulsel.
“Pak None ziarah ke Makam Sultan Hasanuddin, sementara Pak Zunnun ke Makam Arung Palakka. Setelah itu, mereka bertemu di Masjid Tua Katangka untuk salat magrib dan selanjutnya sama-sama menuju lokasi deklarasi,” kata Arvi.
Di CCC, ada sejumlah acara yang dilaksanakan. Diantaranya, talkshow dengan menghadirkan Anggota DPRD Makassar, pameran UMKM, temu influencer, dan podcast religi. Juga akan diumumkan pemenang lomba tiktok IMUN, yang digelar tiga hari sebelumnya.
Puncak dari IMUN EXPO adalah deklarasi pasangan None-Zunnun dan menyatakan kesiapannya secara resmi untuk ikut bertarung di kontestasi Pilwalkot Makassar.
Arvi menekankan, kegiatan akan dilaksanakan dengan menghadirkan peserta yang terbatas, akibat kondisi saat ini masih dalam status pandemi covid-19.
“Kami betul-betul akan mengacu pada protokol kesehatan. Jadi mohon maaf jika tamu undangan dibatasi,” ujar Arvi.
Selain itu, seluruh undangan wajib mengenakan masker dan di pintu masuk, ada panitia yang terlebih dahulu akan mengukur suhu tubuh serta menyiapkan hand sanitizer.
Pasangan bakal Calon Wali Kota Makassar Irman “None” Yasin Limpo dan wakilnya Andi Zunnun Armin Nurdin Halid, menempatkan pemuda milenial sebagai garda terdepan untuk membangun Kota Makassar. Pasangan dengan tagline IMUN ini menganggap kaum muda memiliki peran besar dalam perubahan sebuah daerah.
Hal tersebut dibuktikan dengan dilibatkannya para influencer pada IMUN Expo. Sejumlah influencer diundang khusus untuk memaparkan harapan mereka untuk calon pemimpin Kota Makassar ke depan.
Arvelia Arifin mengatakan, mereka sengaja mengundang khusus influencer pada IMUN Expo karena saat ini, peran milenial sangat penting dalam bingkai pembangunan, perekonomian dan juga politik. “Agent of change ada di tangan anak muda saat ini,” kata Arve.
Ia bilang, milenial memiliki kelebihan terkait dengan keaktifan mereka menggunakan teknologi secara cerdas, sehingga mampu memahami perkembangan dunia ke depannya.
“Apalagi anak milenial juga sekarang lebih kritis. Mereka tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang dibuat untuk kegaduhan, termasuk berita-berita hoaks,” ujarnya.
Arve mengaku jika pasangan None-Zunnun dipercayakan untuk memimpin Kota Makassar, sudah ada program khusus untuk mewadahi kreatifitas anak muda yang belum terfasilitasi selama ini.
Sementara, salah satu influencer di Kota Makassar, Ismail Zaenal menaruh harap untuk pasangan None-Zunnun agar bisa memperhatikan soal kondisi pariwisata Kota Makassar kedepan. Menurutnya, potensi pariwisata disini belum terkelola dengan maksimal.
“Orang luar mungkin hanya tahu di Kota Makassar ada pantai losari, tapi tidak tahu Kota Makassar lebih kaya soal wisata bahari dan wisata sejarahnya,” tutur travel blogger ini.
Sebelum melakukan prosesi deklarasi dan rangkaiannya, None sungkem dan meminta restu ke Sang Ibu di kediamannya di Jalan Haji Bau setelah menghadiri acara Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Mercure.
“Tadi saya memohon doa dan dukungan dari Unda untuk ikut bertarung di pemilihan wali kota. Saya percaya doa seorang ibu itu sangat berarti dan mujarab,” kata None.
Menurut None, keluarga adalah lingkar yang paling dekat baginya. Makanya, sebelum maju, dukungan pertama kali itu datang dari keluarga.
“Orang yang paling dekat dengan saya tentunya keluarga. Makanya, dukungan pertama kali untuk maju di Pilkada itu datang dari keluarga,” tambahnya.
Sementara, bakal calon Wakil Wali Kota Makassar Andi Zunnun NH meminta izin ke kedua orang tuanya di Jalan Bau Mangga.
Kepada Zunnun, sang ibu Andi Nurbani berpesan agar mampu menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama. Ia juga berharap untuk senantiasa membersihkan hati, dan meluruskan niat untuk beribadah.
Siang hari sebelum deklarasi, Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi juga menyatakan dukungannya untuk mengusung pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Nurdin Halid di Pilwali Kota Makassar 2020. Penyerahan SK dukungan dilakukan di Hotel Mercure, Rabu (2/8).
Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPW PKS Anwar Farouk, Ketua DPD II Golkar Makassar Farouk M Beta, dan seluruh pengurus DPC PAN di 14 Kecamatan.
Ketua DPD PAN Kota Makassar, Hamzah Hamid mengatakan PAN sejak akhir Desember sudah menyatakan dukungannya untuk Irman Yasin Limpo. Namun, SK baru diserahkan jelang deklarasi.
“PAN tidak kemana-mana. Arah dukungan PAN sejak awal ke pak None. Jadi tidak adalagi pertanyaan, arah dukungan kami ke siapa,” kata Hamzah.
Ia meminta agar seluruh Kader PAN di Kota Makassar dapat bersinergi dan solid untuk memenangkan pasangan None-Zunnun pada 9 Desember 2020 mendatang. Kata Hamzah, semua kader harus kompak. Tak boleh lagi seperti Pilkada 2018 lalu, rekomendasi ke calon lain, dukungan kader ke calon lain.
“Insya Allah tidak lagi begitu. Kita kompak dan solid pada tahun 2020 ini. Saya instruksikan kepada seluruh kader dan pengurus PAN untuk bergerak memenangkan None-Zunnun,” tuturnya.
Bersama None-Zunnun, kata Hamzah, harapan PAN sangat besar ke depan. Sebelumnya, PAN juga pernah menjadi pengusung Irman Yasin Limpo pada Pilkada 2014 lalu.
“Anggap saja ini bagaikan perang, saya menyerahkan kendali penuh ke pasangan None-Zunnun, bagaimana agar perahu ini bisa sampai ke tujuan. Pilkada 2014 lalu anggap saja itu keberhasilan yang tertunda. Namun kami optimis bersama Golkar, PKS dan Berkarya untuk berjuang bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Bakal Calon Wali Kota Makassar Irman Yasin Limpo menyampaikan terima kasih kepada DPP PAN, DPW serta jajaran DPD atas dukungannya. “Kepada seluruh jajaran PAN, saya mohon doa dan dukungannya. Izinkan saya dan Pak Zunnun berjuang bersama-sama untuk memajukan Kota Makassar ke depan,” kata None.
Dukungan PAN kata None tentu menjadi semangat baru. Soliditas kadernya juga tidak diragukan.
“PAN bukanlah hal yang baru, mengingat lima tahun yang lalu PAN juga menjadi partai pengusung untuk saya. Mudah-mudahan dengan bertambahnya PAN, dapat menjadi semangat dan energi baru bagi kami,” pungkasnya.
Asal diketahui, None-Zunnun secara resmi diusung oleh empat partai politik dengan komposisi 16 kursi yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Golkar, Partai Berkarya dan PAN.
Terpisah, pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Hj Fatmawati Rusdi (ADAMA) akan menggelar acara deklarasi di tengah laut dengan menggunakan kapal yakni dua Phinisi serta 200 perahu atau jolloro milik nelayan, Kamis (3/9) hari ini.
“Karena sosial distancing, makanya kita akan melakukan deklarasi di atas kapal Phinisi dan disiarkan langsung TV nasional,” jelas Mohammad Ramdhan Pomanto, saat persiapan deklarasi dan penandatanganan formulir BKWK, di MGH Makassar, kemarin.
Dipastikan seluruh ketua dan sekretaris partai pengusung akan hadir saat deklarasi pasangan ADAMA ini. Dengan mengutamakan protokol kesehatan, pasangan ADAMA menyiapkan tim medis untuk melakukan repid tes sebelum memasuki titik deklarasi.
“Kenapa pilih laut, kami lebih ke virtual, masyarakat berada di rumah saja. Stanting dermaga Pantai Losari bisa disaksikan oleh masyarakat ini konsep yang tidak terfikirkan orang lain. 200 jolloro milik nelayan.Kenapa di laut cara kami untuk mencegah kumpulan massa, karena hanya di laut kami bisa psycal distancing,” jelas Danny.
Bahkan alasan kapal Phinisi dan jollloro, ujar Danny, karena itu merupakan ikon orang Bugis-Makassar.”Pelibatan 200 jolloro bertanda kami akan selalu libatkan masyarakat dalam perjalanan kami, masyarakat merindukan pertarungan bergagasan dan saya dan ibu Fatma Adama untuk itu,” ujar Mohammad Ramdhan Pomanto.
Untuk pendaftaran di KPU, pasangan yang diusung koalisi Partai Nasdem dan Gerindra serta didukung oleh PBB dan Partai Gelora ini akan mendaftar pertama pada pukul 08.00 wita.
“Sebelum kami berangkat kami salat subuh berjamaah di Jalan Amirullah, persiapan pukul 06.30 wita, kemudian menuju ke Jalan Faizal melakukan salat duha, dilanjutkan pukul 07.00 wita kita menuju ke KPU. Tidak ada pengerahan massa serta tetap terapkan protokol kesehatan dan setelah pulang kami akan melakukan tes kesehatan,” pungkasnya.
Sementara itu, bakal calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi baru saja menjalani tes swap di kediamannya. Appi juga menggelar silaturahmi dengan para pelaku ekonomi di Makassar.
Adapun Syamsu Rizal alias Deng Ical juga masih menerima sejumlah tokoh dan relawan dikediamannya.
KPU: Beri Tanggungjawab Kepolisian
Jelang pendaftaran, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar telah memberikan tanggung jawab pengamanan ke Kapolrestabes Makassar dan Kodim 1408/BS untuk teknis pengamanan jelang pendaftaran bakal calon wali kota.
Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar, mengatakan, pihak KPU Makassar sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI terkait pengamanan di KPU Makassar saat pendaftaran calon tanggal 4-6 September mendatang. Perihal teknis dan agendanyapun KPU Makassar sudah menyerahkan penuh tanggungjawab tersebut ke pihak pengamanan.
“Soal pengamanan nanti kami sudah lakukan pertemuan kemarin dengan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan dan Komandan Kodim 1408/BS, Kolonel Inf Andriyanto soal agendanya dan teknis pengamananya. Termasuk kami juga smapaikan kami membatasi tim bapaslon yang bisa masuk 15 orang. Pengamanan di luar area kpu kami serahkan tanggungjawab itu kepolisian dan TNI,” ungkapnya saat dikonfirmasi, rabu (2/9).
Lanjutnya bahwa pada saat tahapan pendaftaran bakal calon, KPU telah menyerahkan skenario pengamanan dan skema pendaftaran di lokasi, serta pelaksanaan dan pendisiplinan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 kepada pihak terkait seperti kepolisian, TNI dan Satgas covid-19.
“Simulasi pengamanan juga sudah kami lakukan, termaksud modelnya seperti apa, pelaksanaanya seperti apa itu sudah kami serahkan. Tapi yang paling itu, bagaimana nantinya pelaksanaan pendaftaran itu taat protap covid-19,” jelasnya.
Sementara itu, di Makodim 1408/BS, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Kodim 1408/BS melaksanakan Apel gabungan yang dipimpin, Dandim 1408/BS, Kolonel Kav Dwi Irbaya Sandra. Apel gelar Pasukan dalam rangka pengamanan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.”Dalam pelaksanaan pilwali kita selaku aparat TNI harus netral dalam menjalankan tugas dan tidak boleh membantu langsung atau tidak langsung kepada paslon. Utamakan upaya pencegaan persuasif dalam penanganan konflik dan antisipasi jangan muncul menjadi gangguan nyata. Kuasai dunia maya sebagai antisipasi sumber konflik di wilayah,” jelas Dandim.
Dandim juga meminta kolaborasi dengan elemen masyarakat dan TNI serta harus menyatu dengan rakyat.”Saya ingatkan kepada kita untuk melakukan seiring dengan berjalannya waktu. Saya ingatkan kepada kita semua, bahwa tugas pengamanan yang akan kita laksanakan kali ini tentunya memiliki dinamika dan tantangan yang berbeda dengan tugas pengamanan-pengamanan yang lain,”jelasnya.(rhm-jun-ita/war)

