MAKASSAR, BKM–Sejumlah bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang batal maju pada kontestasi pemilihan wali kota (pilwali) Makassar ini terlah bergabung dengan empat pasangan calon.
Banyak diantaranya bergabung ke pasangan Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto-Fatmawati Rusdi diantaranya Rusdin Abdullah (Rudal), dr Onasis hingga Nunung Dasniar.
Adapun Syarifuddin Daeng Punna dan Andi Yagkin Padjalangi bergabung dengan pasangan Syamsul Rizal-dr Fadli Ananda.
Sementara yang lain seperti Adi Rasyid Ali, Nasran Mone bergabung kepasangan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando. Adapun yang berada dipasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin Halid diantaranya Farouk M Betta.
Rudal menegaskan jika komitmennya mendukung penuh pasangan Danny-Fatma yang diusung Nasdem dan Gerindra ini. Pertama, karena visi dan misi duet ini yang dianggapnya sangat lengkap. Kedua, faktor kedekatan dengan tokoh dari partai pengusung.
Padahal, sebelum tahapan ada banyak bakal calon yang disebut-sebut mendatangi Rudal untuk meminta dukungan. Namun, pada akhirnya mantan Bendahara DPD I Golkar Sulsel itu menjatuhkan pilihan ke Danny-Fatma. “Saya melihat dari program-programnya. Di samping itu tidak terlepas dari kedekatan dengan ketua tokoh HIPMI seperti Andi Iwan Darmawan Aras dan Rusdi Masse,”ujar Rudal.
Dukungan Rudal kepada Danny-Fatma memang sudah terbaca semenjak duet tersebut resmi maju berpasangan.
Rudal juga memberikan penilaian khusus kepada sosok Fatmawati karena satu-satunya perempuan di pilwali Makassar. “Bu Fatma sangat gencar bersilaturahmi kepada masyarakat. Di situ juga saya melihat bahwa Bu Fatma perempuan yang sangat gesit, tidak sungkan-sungkan datang masuk lorong-lorong. Orangnya supel, pembawaannya baik, rendah hati. Masyarakat pun memberikan respons yang sangat baik,” bebernya
Terpisah, Danny kembali mendatangi wilayah Burong Buloa Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala, Senin (21/9).
Warga Biring Romang tak lupa mengeluhkan insentif guru mengaji yang kini sudah tidak dirasakan lagi.
“Saya hanya menyampaikan pak, dulu saya masih sering menerima insentif di rujab waktu bapak masih menjabat, tapi akhir-akhir ini kami sudah diabaikan,” curhat salah satu guru mengaji di wilayah Burong Buloa.
Menanggapi curhatan salah satu guru mengaji itu, Danny hanya menyampaikan Tungguma’ “Sabarki bu nah, Tungguma’ insya Allah doakan saya dan bu Fatma terpilih kembali, program Insentif Imam Mesjid, Guru mengaji, RT dan RW, Penasehat Wali Kota akan saya kembalikan lagi,”jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Danny didampingi anggota Fraksi Gerindra Makassar Kasrudi. (jun/rif)

