LUWU, BKM — Ratusan Siswa SMA 1 Belopa menggelar aksi demo lima jam lamanya di dua tempat yakni di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Luwu dan Kantor DPRD Luwu Senin (15/2). Aksi siswa SMA 1 Belopa Kemarin dipimpin Korlap Prayogi.
Dalam akasinya mereka menuntut pencopotan Kepsek SMA 1 Belopa Sahrun Zakaria yang dinilai otoriter dan tidak mencerminkan sosok pendidik. Prayogi dan teman temanya menyeberkan selebaran yang berisi tuntutan mereka diantaranya dugaan pungutan liar Rp 500 ribu berupa pembayaran saat penerimaan siswa baru, padahal menurut mereka pemerintah sudah menggratiskan segala biaya administrasi saat pendaftaran siswa baru.
“Kami pertanyakan pungutan Rp 500 ribu persiswa saat penerimaan siswa baru selain itu sertiap kantin di sekolah dikenakan retribusi Rp 20 ribu perhari dengan alasan di peruntukkan bagi gaji guru honorer,”teriak para Prayogi dalam orasinya.
Siswa juga menuntut adanya perlakuan yang tidak etis dan tidak mencerminkan sebagai tenaga pendidik seperti bertutur kasar, merendahkan harkat dan martabat siswa yang nota bene anak didiknya “Paling parah tak adanya transparansi pengelolaan dana BOS termasuk selama kepsek Sahrun menjabat terjadi penurunan prestasi siswa 1 Belopa baik di bidang akademik maupun non akademik,” tambahnya.Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Andi Pahri yang dikonfirmasi menuturkan tuntutan yang disampaikan siswa sedang dipelajari dan jika dalam proses penyelidikan terbukti perbuatan yang dilakukan oknum Kepsek tersebut akan kita tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Masalah ini sudah kami laporkan kepada Bupati Luwu,”kilah Andi Pahri
Usai menggelar aksi demo di Kantor Dinas Pendidikan, ratusan siswa SMA 1 Belopa menlanjutkan aksi di kantor DPRD Luwu. Di DPRD mereka diterima tim penerima aspirasi Hasdir dan Sul Arrahman.
“Kita ini negara hukum, tak ada yang kebal hukum. Siapa pun terlibat kita serahkan sesuai aturan hukum yang berlakum” tegas Hadir diamini Sul Arrahman
Sementara Kkepsek SMA 1 Belopa Sahrun Zakaria belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini naik cetak. (wan/C)
Diduga Pungli, Kepsek Dituntut Mundur
×

