pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Pemuda Duel Parang di Jalan Gegara Uang Sabu

PINRANG, BKM — Sebuah rekaman video berdurasi pendek viral di jagad media sosial. Dua pemuda saling berhadapan secara terbuka di jalan raya lalu duel dengan menggunakan parang.
Peristiwa itu berlangsung menjelang Magrib, saat warga menanti berbuka puasa, Rabu (21/4) sekitar pukul 17.30 Wita. Lokasinya di pertempatan Jalan Kartini dan Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Sawitto, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.
Perkelahian dua pemuda bersengketa senjata itu melibatkan Kaharuddin alias Kahar (41), beralamat di Kampung Amassangang, Kelurahan Lalengbata, Kecamatan Paleteang, Pinrang. Berhadapan dengan Nasrullah alias Accul (35) yang beralamat di Jalan Bangau, Kelurahan Sawitto, Watang Sawitto, Pinrang.
Keduanya terlihat menggunakan parang panjang saling menyerang di jalan poros trans Sulawesi tersebut. Peristiwa membuat pengguna jalan panik dan ketakutan.

Kapolsek Watang Sawitto Kompol Hajeri membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden yang nyaris merenggut nyawa itu terjadi menjelang berbuka puasa.
“Keduanya saling mengayunkan senjata parang dan viral sekali videonya. Kejadian itu mengundang perhatian masyarakat,” kata Hajeri, Kamis (22/4).
Terkait motifnya, Hajeri menyebutkan, perkelahian tersebut dipicu dendam lama. Keduanya pernah terlibat perselisihan paham.
“Motifnya dendam lama. Kasusnya kami Kami serahkan penanganannya ke Reskrim Polres Pinrang,” tandas Hajeri.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pinrang Iptu Deki Marizaldi, menjelaskan bahwa kasus ini dipicu masalah narkoba. Antara keduanya pernah jadi relasi bisnis narkoba.
Menurut Iptu deki, sebulan sebelum kejadian, Accul disuruh membeli sabu oleh rekan lainnya bernama Raju. Entah karena apa, uang rencana pembelian sabu sebesar Rp100 ribu itu hilang. Hal tersebut membuat Kahar yang juga suruhan rekannya Raju marah dan bersikeras Accul tidak mau mengganti uang yang hilang itu. Akhirnya mereka cekcok mulut hingga Kahar sempat dianiaya oleh Accul.
Kejadian itu tidak dilaporkan Kahar ke pihak berwajib. Namun insiden itu berawal niat Kahar membalas dendamnya di kemudian hari.
Benar saja, ingatan Kahar pernah dikejar parang oleh Accul dan sempat dianiaya waktu itu, tergiang kembali pada saat mereka bersua di TKP. Keduanya bertemu di perempatan Jalan Kartini dan Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Sawitto, Kecamatan Watang Sawitto, Pinrang. Mereka masing-masing membawa senjata tajam. Kahar membawa parang panjang, sementara Accul menenteng pedang samurai.
Aksi saling memarangi satu sama lain itu mengakibatkan Accul terkena sabetan parang pada bagian tangan sebelah kiri, yang mengakibatkan luka terbuka. Ia pun menjalani perawatan medis.
Sebelum kejadian, Kahar bersama dengan rekannya Cambang meninggalkan Kampung Amassangang menuju kota Pinrang dengan maksud membeli pakan ayam. Dengan mengendarai sepeda motor, tanpa sengaja Kahar bertemu dengan Accul di simpang empat Jalan Kartini-Jalan Sultan Hasanuddin.
Ketika bertatap muka, Accul yang memulai bernada kasar kepada Kahar. ”Saya akan memarangi kamu,” cetusnya. Kahar menjawab; ”Saya akan melawanmu.”
Barang bukti berupa sebilah parang panjang milik Kahar serta samurai milik Accul diamankan. Kahar juga telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Ada dendam lama di antara mereka berdua gara-gara narkoba. Pelaku sudah amankan untuk dimintai keterangannya,” ungkap Ipru Deki di ruang kerjanya, kemarin.

Parang Digadai

Peristiwa pemarangan juga terjadi pada waktu hampir bersamaan di Kabupaten Sidrap, Rabu (21/4) pukul 20.00 wita. Seorang warga di Kelurahan Duampanua, Kecamatan Baranti, menjadi korban. Dia adalah Haeruddin Labongki (25), beralamat di jalan poros Pinrang, Simae, Kelurahan Duampanua, Kecamatan Baranti.
Lelaki pengangguran itu menjadi korban penganiayaan oleh terduga pelaku lelaki Kahar (32) yang juga sekampung dengannya. Kahar melakukan tindak pidana menganiayaan itu karena emosi. Sebab, korban telah mengadaikan parang miliknya, yang sebelumnya hanya disuruh untuk diperbaiki.
Kapolsek Baranti Iptu Sudirman mengatakan, pelaku memarangi korban dengan menggunakan sebilah parang dan mengenai pada bagian betis sebelah kanan dan tangan sebelah kiri korban. Akibatkan, korban mengalami luka dan mengeluarkan darah lalu dibawa ke Rumah Sakit (RS) Arifin Nu’ mang Rappang untuk mendapatkan perawatan medis. Pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Baranti guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ady/b)




×


Dua Pemuda Duel Parang di Jalan Gegara Uang Sabu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar