pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ada Mahasiswa PTS Makassar Terima Rp300 Juta

Andi Baso Husein, Ketua Forum Awarding Beasiswa Unggulan Indonesia Timur

BAGI Anda yang ingin melanjutkan studi dan membutuhkan beasiswa, penjelasan Andi Baso Husein ini bisa menjadi referensi. Ketua Forum Awarding Beasiswa Unggulan (BU) Indonesia Timur ini hadir di studio Posdcast yang telah tayang di kanal Youtube Berita Kota Makassar.

BU Indonesia Timur merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi di bawah naungan Pusat Layanan Pendidikan. BU sudah hadir sejak tahun 2006, sementara forumnya berdiri di tahun 2016.

”Bung Imran, Bung Fadli, dan lainnya yang menggagas forum ini atas dasar keresahan ingin menyalurkan informasi dan berbagi manfaat namun tidak memiliki wadah untuk hal tersebut. Alhamdulillah, pascakepemimpinan Kak Imran, saya terpilih menjadi ketua forum kedua setelahnya sejak awal tahun 2019,”
tutur Andi Baso Husein.

Sampai saat ini, Forum BU tetap konsen untuk menebarkan manfaat kepada seluruh masyarakat.

Berdasarkan data yang diperoleh dari penyelenggara BU, sampai saat ini terdapat sekitar dari 500 orang awarded dan alumni BU dan tetap berjalan.

Terdapat tiga program dalam Beasiswa Unggulan ini. Yakni Beasiswa Masyarakat Berprestasi, Beasiswa Difabel/Disabilitas, dan Beasiswa ASN (Aparatur Sipil Negara) di bawah naungan Kemendikbud.

Untuk program Beasiswa Masyarakat Berprestasi, terdapat beberapa poin yang harus dipenuhi. Di antaranya, tercatat sebagai mahasiswa di sebuah universitas, memiliki IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) 3.25, dan memiliki prestasi di bidang tertentu.

“Sebenarnya BU sangat terbuka untuk semua. Misalnya, mahasiswa baru yang ingin mendaftar itu bisa. Dia statusnya masyarakat berprestasi untuk mahasiswa baru. Dia tinggal menyetor LoA atau surat keterangan lulus,” jelasnya.

Mahasiswa dari perguruan tinggi negeri ataupun perguruan tinggi swasta dapat mendaftarkan diri dalam program BU ini dengan syarat, universitas maupun jurusan terakreditasi minimal B.

BU ini merupakan program Kemendikbudristek sehingga seluruh mahasiswa yang ada di Indonesia dapat mendaftar.

Sejauh ini, salah satu penerima beasiswa unggulan dengan nominal tertinggi merupakan mahasiswa kedokteran dari perguruan tinggi swasta (PTS) asal Makassar. Ia memeroleh beasiswa sebesar Rp300 juta. BU memberikan tiga komponen pembiayaan, yaitu biaya SPP/UKT, biaya hidup yang sudah diatur oleh Kementerian Keuangan, dan biaya buku.
“Bagusnya BU ini menurut saya, proses pencairannya tidak melewati pihak kampus. Tapi langsung masuk ke rekening pihak yang bersangkutan. Pembagiannya dilakukan per semester. Setelah melakukan report bukti pembayaran SPP dan KHS, langsung dicairkan secara bertahap. Dengan begitu, sSecara tidak langsung penerima beasiswa akan terbiasa untuk mengatur keuangannya sendiri.

Jadi dia harus mampu mememej keuangannya sendiri. Jangan sampai dia terlena dengan nominal sebanyak itu,” terangnya..

Setelah lulus sebagai penerima beasiswa unggulan, yang bersangkutan akan menandatangani kontrak.
Selanjutnya akan diatur mekanismenya, misalnya per semester IPKnya harus 3.0. Sehingga pada saat mengalami penurunan IPK di semester selanjutnya akan mendapatkan pemotongan sebanyak 10 persen.
”Itu aturan yang sebelumnya. Aturan yang baru sekarang ini akan langsung dilepaskan beasiswanya. Kita masih menunggu aturan terbaru tahun ini,” jelasnya. (pkl)



×


Ada Mahasiswa PTS Makassar Terima Rp300 Juta

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link