pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Masih SD Sudah Digaji, Kakaknya Gadis Pemaaf

Inspirasi dari Adik-Kakak Dilan dan Sasa

INSPIRASI bisa datang dari siapa saja. Tak terkecuali mereka yang masih usia belia. Seperti dua bersaudara ini, Andi Tsabita Maisa Dalilah dan Andi Tsaqif Rezki Maulana.
Hadir dalam podcast untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar, kakak adik yang akrab disapa Sasa dan Dilan itu berkisah tentang apa dilakukannya selama ini. Sasa saat ini duduk di bangku kelas X SMA Negeri 1 Makassar. Sementara Dilan adalah murid di SD Kompleks IKIP I Makassar.
Di masa kecilnya ketika duduk di bangku SD, Sasa mengaku banyak mengikuti ajang pemilihan. Salah satu yang paling diingatnya waktu itu adalah Putri Pariwisata.

Sempat vakum beberapa waktu, Sasa kembali tertarik untuk kembali ke dunia entertaint. Dalam waktu dirinya akan mengikuti audiri Putri Bunga di Makassar. ”Mau tambah pengalaman dan mencoba lagi di masa remaja ini,” ujarnya memberi alasan.
Sementara Dilan, ia sudah mendapatkan gaji dari hasil keringatnya bekerja. Di sebuah toko yang menjual kue di Jalan Tala’ Salapang, Dilan bekerja. Pekerjaan bantu-bantu packing kue ia lakoni setahun lalu, ketika dirinya masih usia 10 tahun.

”Saya kerja apa saja. Seperti packing kue. Dari satu tahun bekerja, uang gajinya saya tabung. Nanti mau dipakai untuk jalan-jalan bersama keluarga. Ke Tanah Suci,” tuturnya.
Ditanya tentang cita-cita, Dilan menyebut Akabri TNI Angkatan Laut. Ia mendengarnya dari kakak pertamanya.
Saat ini Dilan masih tetap bekerja. Namun tidak lagi di toko kue. Melainkan di Tokonya Oma, toko milik orangtuanya. Posisinya sebagai kasir.
Sementara Sasa, bercerita tentang apa yang pernah dialaminya ketika masih duduk di bangku kelas VI SD. Ketika itu ia menjadi sasaran perundungan (bullying) dari banyak orang. Sasa sempat merasakan trauma tiga sampai empat bulan sejak kejadian itu. Bahkan sampai sekarang masih diingatnya.
”Sempat down waktu itu. Kecewa dan sakit pasti ada. Tapi saya sudah memaafkan pelakunya,” ujar remaja yang aktif di organisasi Paskib SMAN 1 Makassar, dan bercita-cita masuk sekolah kedinasan kelak, seperti STAN atau Akpol. (*/rus)



×


Masih SD Sudah Digaji, Kakaknya Gadis Pemaaf

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link