MAKASSAR, BKM — Menteri Sosial Tri Rismaharini dijadwalkan menemui korban banjir di Kabupaten Luwu. Ia akan berkunjung ke lokasi hari ini, Rabu (6/10)
Lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta pukul 03.00 WIB, Mensos dan rombongan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Diperkirakan tiba pada pukul 06.25 Wita. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Bandara Lagaligo, Kota Palopo menggunakan pesawat Wings.
Dari bandara, Mensos beserta rombongan menempuh jalan darat menuju lokasi yang terdampak banjir di Kabupaten Luwu. Di tempat ini akan dilakukan peninjauan serta penyerahan bantuan sosial kepada warga yang menjadi korban.
Kepala Dinas Sosial Sulawesi Selatan Andi Irawan Bintang yang dikonfirmasi, Selasa (5/10), membenarkan adanya rencana kunjungan Mensos ke lokasi banjir di Luwu. ”Iya, sudah ada jadwalnya untuk kunjungan di Luwu,” ujarnya.
Terkait bencana banjir di Luwu, Dinsos Sulsel telah menyerahkan bantuan untuk korban, yang diterima langsung oleh Kadis Sosial Kabupaten Luwu, baik di posko maupun lokasi banjir. Selain itu, Irawan juga mengunjungi rumah duka kepala Desa Ilanbatu, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu.
Ia mewakili Plt Gubernur Sulsel menyampaikan rasa duka mendalam kepada kades yang kehilangan empat puteranya dalam peristiwa ini. Masing-masing Abd Rahman (14), Abu Sofyan (12), Imam (10), dan Furqon (8).
Data terbaru yang disampaikan Andi Irawan, bantuan yang dialokasikan untuk para korban, masing-masing makanan siap saji, makanan anak, matras, selimut, family kit, serta tenda gulung merah.
Rencana kunjungan Risma ke Luwu, juga disampaikan Kepala Sub Direktorat Penanganan Korban Bencana Alam Kementerian Sosial RI Muhammad Delmi, dan staf Bidang Pemulihan Sosial M Alfian. Keduanya mendapat tugas khusus dari Mensos untuk memantau kondisi pascabencana banjir dan tanah longsor di Luwu.
”Berdasarkan agenda, Ibu Mensos akan berkunjung ke Kabupaten Luwu pada hari Rabu, 6 Oktober 2021. Tetapi kita masih menunggu rundown resmi dan protokoler,” kata Delmi di sela-sela kunjungan ke lokasi bencana bersama Bupati Luwu H Basmin Mattayang, Senin (4/10).
Dalam kunjungan itu, Basmin menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban dalam musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Walenrang-Lamasi pada Minggu (3/10).
Ucapan duka mendalam itu dikatakan bupati ketika berada di posko induk BPBD Luwu di Kecamatan Walenrang, Senin (4/10) usai melakukan peninjauan ke beberapa titik lokasi terdampak banjir.

”Saya menyampaikan ucapan belasungkawa dan turut berduka yang sedalam-dalamnya atas ditemukannya korban tanah longsor di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat dalam keadaan meninggal dunia. Kepada kepala Desa Ilan Batu yang merupakan orang tua dari korban meninggal, semoga sabar dan tabah menghadapi ujian ini,” kata Basmin.
Sebelumnya, di sela-sela kunjungannya sambil menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, bupati selalu menyampaikan agar tetap bersabar dalam menghadapi musibah ini
“Kepada keluargaku semua, sabar dan tabahki hadapi musibah ini. Yang jelas kita tidak sendiri, karena pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Luwu hadir untuk berbagi duka, serta akan membantu meringankan beban keluargaku yang tertimpa musibah,” lanjut Basmin Mattayang.

Ia juga menginstruksikan seluruh kepala OPD untuk ikut dalam peninjauan ini, karena musibah ini butuh penanganan serius. ”Kita semua harus terlibat dan saling bekerja sama untuk membantu keluarga yang tertimpa musibah. Kepada para kepala desa dan camat agar mendata betul-betul warganya yang terdampak banjir. Termasuk kerugian materi yang mereka alami, selalu pantau. Jika mereka butuh bahan makanan segera lapor ke posko induk. Di sini juga sudah ada dapur umum,” tandasnya.
Kabag Umum Pemkab Luwu Imran, mengatakan Bupati Basmin Mattayang akan menjemput Mensos dan rombongan Bandara Lagaligo, Bua.
“Iye, besok (hari ini) Pak Bupati bersama dengan Forkopimda akan menjemput di Bandara Bua. Selanjutnya bersama rombongan menteri ke Walmas (Walenrang-Lamasi) untuk mengunjungi lokasi bencana” ujar Imran.
Selain ke Luwu, Mensos juga dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Takalar besok, Kamis (7/10). Ia akan datang ke Loka Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV/AIDS (LRSODH) Pangurangi, Takalar. Di tempat ini akan dilakukan pemadanan data, penyerahan bantuan atensi, graduasi PKH, kewirausahaan, dan atensi anak yatim/piatu/yatim piatu di Loka Rehabilitasi Sosial KP NAPZA Pangurangi.
BTT untuk Pembuatan Jembatan
Anggota DPRD Sulsel Fadriaty Asmaun dalam kunjungan dapilnya, Selasa (5/10), meninjau langsung lokasi jalanan yang putus akibat banjir bandang di Desa Bolong, Kecamatan Walenrang Utara. Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini didampingi Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak dan perwakilan dari UPT Provinsi Sulsel.
Legislator Partai Demokrat itu mengatakan, rencananya akan diusulkan pembuatan jalan yang putus di Desa Bolong, Kecamatan Walenrang Utara. Selain itu, ia juga mengungkapkan kalau akan mengusulkan pembuatan bronjong sungai tersebut.
“Rencana kita akan usulkan untuk menggunakan dana belanja tak terduga (BTT) sebesar Rp5 milliar untuk pembuatan jalan dan bronjong sungai. Kalau memang anggaran BTT sudah tidak ada, maka kita akan usulkan untuk dimasukkan di penganggaran tahun 2022,” ujarnya.
Setelah meninjau jalan putus di Desa Bolong, Fadriaty kemudian melanjutkan meninjau pembangunan bendungan Makawa yang ada di Kelurahan Bosso Kecamatan Walenrang Utara. Ia juga melihat langsung kondisi jalan usai longsor di Kecamatan Walenrang Barat.
Jalan yang ada di lokasi ini merupakan penghubung Kabupaten Luwu dengan Kabupaten Toraja Utara, dan merupakan jalan provinsi. “Secepatnya saya akan komunikasikan dengan Plt Gubernur terkait kondisi yang terjadi di lapangan,” ucapnya.

