pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Groundbreaking Tiga Proyek Ditunda

Hari Ini, SYL Resmikan Rusunawa Pemprov

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menurut rencana akan meresmikan pemanfaatan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) milik Pemprov Sulsel. Rusunawa itu dibangun di Baddoka, dan hampir sepenuhnya rampung dan bisa dihuni. Bangunannya berada di atas lahan milik pemprov, dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp10,2 miliar.
Rencananya, proyek tersebut akan diresmikan bersamaan dengan groundbreaking tiga proyek infrastruktur oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Namun, menurut Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latief, groundbreaking tiga proyek infrastruktur ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Ketiga proyek itu masing-masing underpass simpang lima bandara, jalan layang Maros-Camba serta waduk Nipa-nipa.
Rusunawa yang akan diresmikan Syahrul hari ini, terdiri dari dua blok bangunan dengan 36 unit rumah berukuran 36 meter persegi.
Kepala Bidang Perumahan Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarkim) Sulsel, Aladin menjelaskan, rusunawa Baddoka ini merupakan proyek nasional yang dikelola oleh kementerian. Pada tahun ini, pemprov kembali mengajukan penambahan tiga blok rusunawa ke pusat. “Sudah ada tanda-tanda. Tapi belum ada kepastian,” ujarnya.
Selain peresmian rusunawa, hari ini juga gubernur direncanakan melakukan groundbreaking masjid yang akan dibangun di kawasan Centre Point of Indonesia (CoI). Pemerintah Provinsi Sulsel bersama Pemerintah Kota Makassar menggagas hadirnya masjid terbesar di Sulsel di kawasan COI.
Menurut Gubernur Sulsel, pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan di kawasan CoI di sekitar pesisir pantai. “Kita berencana akan membuat masjid terbesar di Sulsel,” kata Syahrul, yang hari ini, Rabu (16/3) merayakan ulang tahun yang ke-61.
Tidak tanggung-tanggung, untuk membuat masjid sesuai impian, dua arsitektur hebat yang juga merupakan wali kota, yakni Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil yang akan merancang masjid tersebut secara gratis.
Syahrul mengatakan, masjid itu rencananya akan dibangun di atas air agar bisa menjadi ikon baru di Sulsel. Penampakannya juga harus menawan, lebih bagus dibanding Wisma Negara yang saat ini juga dalam tahap pembangunan.
Desain masjid tersebut nantinya merupakan perpaduan sentuhan Timur Tengah dengan modern yang tidak klasik dengan ornamen Islam bergaya Bugis Makassar.
Persoalan dana pembangunan, Syahrul secara diplomatis mengatakan, akan memaksimalkan bantuan atau sumbangan dari umat. Masjid itu rencananya akan dibangun di atas lahan seluas dua hektare.
Sementara itu, Kepala Tata Ruang dan Pemukiman Sulsel, Andi Bakti Haruni menjelaskan, tim yang akan fokus memikirkan pembangunan masjid tersebut masih sementara disusun. Dana sendiri, sejauh ini baru anggaran awal dari APBD Sulsel sebesar Rp20 miliar. Total masjid ini butuh Rp200 miliar. (rhm/war)



×


Groundbreaking Tiga Proyek Ditunda

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar