PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua di Kota Makassar telah membuka kran untuk beraktivitas dengan sejumlah pelonggaran. Kondisi ini pun mendorong alumni Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) SMP Negeri 35 untuk mensosialisasikan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan.
DHAFA dan Nanda, dua alumni Paskibra SMPN 35 hadir di studio mini Berita Kota Makassar guna menjelaskan apa kegiatan yang mereka akan laksanakan. Mereka juga menceritakan awal mula terbentuknya organisasi tempatnya berkiprah saat ini.
”Secara organisasi, lembaga alumni Paskibra SMPN 35 Makassar terbentuk 17 Maret 2014. Ini salah satu organisasi Paskibra pertama di Makassar. Sebelumnya, paskibra yang ada di Kota Makassar hanya fokus ketika menjelang peringatan 17 Agustus. Untuk itu, kita sengaja membentuk lembaga ini dengan agenda kegiatan untuk dilaksanakan,” terang Dhafa yang wawancara hasil podcastnya telah tayang di kanal Youtube Berita Kota Makassar.
Diakui pemilik nama lengkap Muhammad Dhafa Syahreza Azizulhaq ini, hingga 2021, di Paskibra SMPN 35 Makassar sudah terdapat delapan angkatan. Dhafa tergabung dalam angkatan ketiga, sementara Nanda angkatan kedua.
”Saya masuk SMP 35 tahun 2013. Waktu itu saya tertarik bergabung masuk parkibra karena lihat kakak-kakak senior anggota paskibra keren-keren. Mereka selalu tampil di depan teman-teman yang lain. Menjelang 17 Agustus saya diajak senior-senior untuk masuk parkibra. Karena memang sudah tertarik, saya langsung saja bergabung,” jelas Dhafa lagi yang saat ini kuliah semester enam di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin.
Nanda yang satu angkatan di atas Dhafa, mengaku punya semangat tersendiri untuk bergabung di paskibra sekolah kala itu. ”Paskibra itu kan punya barisan tersendiri di depan. Semangatnya mengawal bendera merah putih dikibarkan,” tuturnya.
Setelah tamat dari SMP, Nanda yang memiliki nama lengkap Anugrah Yunanda kembali terpilih menjadi paskibra di tingkat SMA. Remaja perempuan yang kini kuliah di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka (UT), juga menjadi pelatih di SMP almamaternya. Nanda juga kini berkarir di sebuah perusahaan telekomunikasi.
Demikian pula halnya Dhafa. Selain aktif kuliah, ia juga menjadi melatih adik-adiknya yang paskibra di SMP dan SMA. Apalagi, Dhafa ketika masih duduk di bangku SMA selalu menjadi langganan menjadi komandan pasukan. Sejumlah predikat juara juga telah diraih. ”Setiap kami juara, saya yang selalu di depan angkat piala,” terangnya.
Terkait rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, Dhafa menjelaskan bahwa organisasi Alumni Paskibra SMPN 35 akan menggelar lomba paskibra tingkat SMP se-Kota Makassar. Lomba serupa terakhir dihelat pada tahun 2018.
”Lomba ini hadir untuk mengobati kerinduan berlomba adik-adik paskibra, khususnya di tingkat SMP. Kita harapkan ini bisa menjadi pemantik bagi mereka. Rencananya lomba akan dilaksanakan tahun depan,” ujar Dhafa yang menjadi ketua panitia untuk lomba ini. Sementara Nanda merupakan wakil ketua.
Menurut Dhafa, lomba paskibra yang dilaksanakan tahun depan ini bukan hanya fokus pada formasi atau baris-berbaris. Tapi ada ada lomba futsal, cerdas cermat, serta kegiatan lainnya. Pendaftarannya akan dilaksanakan pertengahan Februari 2022. Panitia sudah mulai jalan menyebar ke sekolah-sekolah pada bulan Januari. (*/rus)

