MAKALE, BKM.COM– Dua karyawan PT Kencana, Yohanis Tangaran (45) dan Darius Tappi (54) ditemukan meninggal d pondok.
Keduanya ditemukan meninggal karena tertimpa pohon pinus di kawasan Hutan Produksi Terbatas, Lembang Sandana, Kecamatan Bittuang, Selasa (16/11) kemarin.
Kedua korban adalah warga Mamasa Sulawesi Barat (Sulbar) sebagai Pekerja Penyadap Getah Pinus PT. Kencana.
Kapolsek Saluputti, Iptu Sette Marrung,menuturkan, kejadian ini pertama kali diketahui dari karyawan PT Kencana bernama Abidin, yang bertugas sebagai mandor bersama dua rekannya. Ketiganya saat itu melakukan survey titik penyadapan pohon pinus di kawasan hutan produksi terbatas Sendana.
Saksi melihat pondok karyawan ambruk ditimpa pohon pinus tumbang. Penasaran dengan kejadian saksi mendekati pondok dan melihat kaki manusia.
Namun setelah dicek menemukan dua orang dalam pondok sudah meninggal dunia.
Kata Sette Marrung, pasca menerima laporan, personil kemudian menuju lokasi mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Saluputti untuk divisum.
Hasil pemeriksaan di tubuh korban ditemukan luka terbuka di bagian kepala selebar 20 cm dan tempurung kepala remuk dan sudah terdapat belatung.
Lanjut Sette, diperkirakan korban sudah meninggal dua hari sebelum ditemukan.
Atas insiden tersebut keluarga kedua korban ihlas menerima kejadian memilukan dan menolak dilakukan otopsi.
Jenazah Yohanis Tanggaran kini disemayamkan dirumah duka di Lembang Ratte Talonge, Kecamatan Saluputti, sedangkan jenasah Darius Tappi dibawa pihak keluarganya ke Kabupaten Mamasa, imbub Zette (agus).

