pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Peserta Seleksi Laskar Pelangi Membeludak

Disdik Terbanyak, Ruangan tak Mampu Menampung

MAKASSAR, BKM — Seleksi Laskar Pelangi telah dimulai, Senin (20/12). Dilaksanakan secara serentak pada 51 organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di lingkup Pemkot Makassar. Peserta tampak membeludak.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Andi Siswanta Attas menjelaskan seleksi dibagi beberapa sesi untuk menyiasati lokasi ujian yang terbatas di masing-masing OPD. Sesi satu dimulai sekitar pukul 09.00 Wita. Sebanyak 3.507 peserta mengikuti seleksi. Sementara sesi kedua berlangsung pukul 13.00 W
Di Dinas Pendidikan (Disdik), kata lelaki yang akrab disapa Wanta itu, karena cukup banyak peserta, seleksi dibagi tiga sesi. Masing-masing sesi 300 peserta yang ikut. Itu pun lokasinya dibagi dua, karena ruangan di Disdik tidak cukup menampung peserta.
“Jadi, sesi pertama di Disdik. Sebanyak 200 orang ikut ujian di Disdik dan sisanya ditempatkan di Dinas Tenaga Kerja,” ungkap Wanta, Senin (20/12). Dia melanjutkan, peserta Laskar Pelangi di Disdik yang terbanyak dibanding OPD lainnya. Jumlahnya 200 orang lebih.
Selama tiga hari ini, seleksi dibuka khusus untuk tenaga kontrak yang sudah mengabdi di Pemkot Makassar. Sementara untuk pendaftar baru yang 3.000-an lebih, nanti setelah seleksi tenaga kontrak yang sudah ada dirampungkan, baru akan dilakukan.
“Setelah seleksi tenaga kontrak yang sudah ada dirampungkan, kami laporkan dulu ke Pak Wali. Bagaimana petunjuk untuk tenaga kontrak yang baru, bagaimana sistemnya. Apakah seperti sebelumnya, atau dibuatkan tempat yang baru untuk tes masuk,” kata Wanta.
Dia melanjutkan, berdasarkan SK Wali Kota, saat ini pegawai kontrak yang tercatat sebanyak 8.200 orang. Sementara, yang tidak berdasarkan SK Wali Kota, atau pengangkatan dilakukan di OPD masing-masing sekitar 4.000-an.
Hari pertama pelaksanaan tes, ada beberapa persoalan yang ditemukan. Di antaranya ada peserta yang terlambat, ponselnya tidak bisa login, dan pertanyaan tidak muncul di layar gawai.
“Itu kita buatkan berita acaranya. Setelah dapat berita acara dari teman-teman pengawas, kita lihat lagi bisakah dibuatkan ujian susulan. Jangan kita rugikan orang kalau masalah login atau tidak muncul pertanyaan di HPnya. Kita carikan solusinya,” ujar Wanta.
Selain tenaga kontrak yang bekerja di bagian administrasi OPD, seleksi juga dilakukan terhadap tenaga outsourcing yang statusnya masih aktif dan tercatat di sistem informasi. Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 58 tahun. “Sedangkan untuk petugas jasa kebersihan dan keindahan maksimal 65 tahun,” ujar dia.
Pada saat mengikuti ujian, peserta wajib mengenakan masker, menjaga jarak minimal satu meter, dan mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer.
Siswanta juga menegaskan peserta wajib hadir paling lambat 45 menit sebelum seleksi dimulai. Selain itu, peserta juga diwajibkan membawa KTP dan handphone dengan spesifikasi operating system android minimal 7.0.

“Handphone harus dapat terhubung dengan koneksi internet, full charger, dan telah menginstal Aplikasi Seleksi di Playstore,” tutur dia.
Saat mengikuti seleksi peserta juga harus memasukkan username untuk bisa login dengan kata sandi yang akan diberikan pada saat ujian dimulai. “Username-nya itu NIK. Jadi diharapkan peserta untuk melakukan kesesuaian NIK yang terdapat pada sistem informasi Non-ASN masing-masing OPD,” papar Siswanta.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, menjelaskan nantinya tenaga kontrak atau honorer yang lulus seleksi akan dikontrak selama setahun. Selanjutnya dievaluasi kembali.
Dia memaparkan, alasan dibukanya seleksi Laskar Pelangi untuk memastikan tenaga kontrak yang akan bekerja nantinya punya kualifikasi yang memadai. Selain itu, untuk menertibkan tenaga kontrak fiktif yang selama ini diduga ikut menikmati honor namun tidak pernah bekerja.
“Karena kalau mau ditelusuri satu-satu agak kesulitan. Jadi kita mulai dengan seleksi. Saya sebenarnya kaget dengan laporan jika di Pemkot Makassar ada 15 ribuan tenaga honor. Dari catatan awal hanya 8.000,” ungkap Danny.
Sementara itu, seleksi Laskar Pelangi di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) akan dilaksanakan selama dua hari. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Damkar Kota Makassar, Hasanuddin menjelaskan total peserta seleksi Laskar Pelangi di Damkar sebanyak 380 orang.
Karena kondisi tempat yang tidak memungkinkan, seleksi dibagi tiga sesi sehari dan akan berlangsung selama dua hari. “Seleksi Laskar Pelangi di Damkar dilaksanakan dua hari. Sehari dibagi tiga sesi. Total peserta sebanyak 380 orang,” tandas Hasanuddin. (rhm)




×


Peserta Seleksi Laskar Pelangi Membeludak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link