SINJAI, BKM — Jumat (28/1) pagi pukul 10.15 Wita. Warga Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai ramai-ramai mendatangi sebuah rumah. Penghuninya ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya dengan menggunakan tali nilon.
Korban HS diduga bunuh diri untuk mengakhiri hidupnya. Hal ini membuat seluruh keluarga dan kerabat kaget. Sebab selama ini ia diketahui tidak memiliki masalah. Bahkan keluarga ini sementara membangun rumah. HS juga tidak mengidap penyakit jiwa.
Pengakuan warga setempat dan tetangga, HS dikenal pendiam, ramah dan baik. Hubungannya dengan mertua serta keluarga yang lain baik-baik saja.
Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Sinjai Borong, Polres Sinjai, Iptu Sasmito. ”Iya, korban HS diduga bunuh diri. Dia ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi tergantung dengan tali nilon. Informasi dari tetangga dan keluarga, dia tidak mengidap sakit jiwa. Hubungan dengan mertua dan keluarganya baik-baik saja,” ungkap Sasmito.
Ia lalu menjelaskan kronologi penemuan mayat HS. Sebelumnya, suami korban berangkat untuk melihat bangunan rumah yang sementara dibangun. KS ketika itu sementara menyapu di halaman rumahnya.
“Pagi hari kedua mertuanya pergi ke kebun. Suami korban atas nama Ifang bin Salama juga pergi ke lokasi rumahnya yang sementara dibangun. Korban sendirian di rumah. Suaminya bilang, sebelum dirinya pergi, istrinya sementara menyapu di halaman rumah,” terang Sasmito.
Sekembalinya dari melihat rumah yang dibangun, Ifang memanggil-manggil istrinya. Namun tidak ada jawaban. Kondisi kamar terkunci dari dalam. Diapun membuka pintu kamar secara paksa.
Alangkah kagetnya Ifang melihat tubuh istrinya tergantung di atas tempat tidur terikat tali ke atap kamar. Dengan cepat ia memutus tali gantungan tersebut. Namun, nyawa korban tak bisa diselamatkan.
Atas pemintaan keluarga, jenazah almarhumah HS tidak diutopsi. Pihak keluarga menyebut bahwa kematiannya tidak ada unsur pidana. Juga tiak ada tanda-tanda kekerasan. Terdapat luka bekas lilitan tali di lehernya. (din/b)

