pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sapiria Digerebek Lagi, Polisi Dilempari Batu

27 Pemuda Ditangkap, 22 Gram Sabu Disita

MAKASSAR, BKM — Kampung Sapiria di Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo kembali jadi sasaran penggerebekan. Kali ini dilakukan aparat Polrestabes Makassar, dibantu Ditnarkoba Polda Sulselbar, Polsek Tallo, serta Polsek Bontoala
Sebanyak 27 pemuda berhasil digulung dalam sebuah operasi yang berlangsung, Sabtu (26/3) pukul 22.48 Wita. Mereka diduga hendak melakukan transaksi narkoba. Selain itu, ikut disita barang bukti berupa 22 gram sabu, alat isap sabu alias bong, timbangan sabu, ratusan pipet dan sejumlah senjata tajam.
Tim dari Polrestabes berada di lokasi sekitar pukul 22.30 Wita. Mereka langsung membagi diri dan melakukan pengepungan.
Dalam waktu yang bersamaan, hampir seluruh penduduk yang bermukim di kampung ini langsung keluar dari dalam rumahnya. Mereka bersatu melakukan penolakan terhadap upaya polisi yang hendak menangkap sejumlah pemuda.
Warga bahkan melakukan perlawanan dengan menyerang petugas yang hendak masuk di kawasannya. Namun polisi berhasil menembus perlawanan warga dan langsung melakukan penggerebekan.
Tapi sepertinya perlawanan warga tidak berhenti. Mereka kembali menyerang polisi dengan menggunakan batu. Tembakan peringatan pun dikeluarkan polisi.
Tidak lama kemudian petugas berhasil menangkap sejumlah pemuda. Mereka lalu digiring naik ke atas mobil patroli, untuk selanjutnya dibawa ke mapolrestabes.
Saat penggerebekan berlangsung, sebagian dari warga mencoba kabur meninggalkan lokasi. Namun polisi tak tinggal diam. Mereka melakukan pengejar. Aksi kejar-kejaran pun terjadi di lokasi tersebut. Hal ini menjadi tontonan gratis para pengguna jalan yang lewat.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Rusdi Hartanto yang dikonfirmasi, kemarin mengatakan Operasi Bersinar ini menyasar wilayah yang diduga kerap terjadi aksi kriminalitas. ”Saat dilakukan penggerebekan di Kampung Sapiria, sebanyak 27 pemuda diamankan. Mereka diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba,” ujar Rusdi.
Ditegaskan Rusdi, sebenarnya penggerebekan kali ini dilakukan dengan sasaran menangkap bandar besar di Kampung Sapiria. Hanya saja, ketika operasi digelar, yang dicari tidak berada di lokasi.
”Namun demikian, identitas beberapa bandar Sapiria telah kami kantongi. Operasi ini tetap kita kembangkan,” tandas Kapolrestabes.
Salah seorang warga bernama Ical, menegaskan bahwa praktik penyalahgunaan narkoba di Kampung Sapiria sulit untuk diberantas. Sebab transaksi jual beli barang haram ini sudah dirasakan hasilnya oleh hampir seluruh warga di kampung ini. Tak terkecuali anak-anak.
”Warga disini sudah merasakan hasil dari penjualan narkoba yang nilainya cukup mengejutkan bagi mereka. Bayangkan saja, ada bocah usia 7 tahun menjadi ‘mata-mata’ bandar yang ada di dalam, yang dalam seharinya bisa mendapatkan uang paling kecil Rp50 ribu. Dan cukup banyak anak-anak yang disini yang jadi kurir,” beber Ical.
Biasanya, menurut Ical, jika bocah-bocah yang sering mangkal di lahan pekuburan tersebut melihat orang baru masuk, mereka langsung menyampaikan kepada orang yang ada di dalam kampung.
”Mereka biasanya memukul tiang listrik satu kali, kemudian menghubungi lewat handphone hanya sekadar miscall sebagai tanda mencurigakan,” beber Ical lagi. (ish/rus)



×


Sapiria Digerebek Lagi, Polisi Dilempari Batu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar