ADA banyak hal yang bisa mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu hingga akhirnya berhasil menggapai impiannya. Salah satunya karena kebingungan tidak ada yang bisa memberi support. Itulah yang dilakoni Firman.
NAMA lengkapnya Muh Firman Nurdin. Ia berasal dari Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Firman Star Official adalah wadah yang didirikannya. Berlokasi di Jalan Landak, Makassar.
Di dunia entertain ia dikenal dengan nama Firman Star. Firman menjadi tamu siniar (podcast) untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar, Rabu (23/2). Dia bertutur tentang perjalanan karirnya hingga bisa seperti saat ini.
Berawal ketika masih duduk di bangku SMA. Saat itu ia mengikuti ajang pemilihan Dara Daeng Takalar 2013. Namun, keberuntungan belum berpihak kepadanya. Ia tidak lolos seleksi.
Tapi Firman yang masih remaja tak patah semangat. Ia tetap dan terus mencoba untuk bisa masuk ke dunia entertain yang memang diinginkannya.
Pada tahun 2015 itu kembali mendaftar untuk ajang yang sama di tanah kelahirannya. Kali ini hasilnya sudah ada. Ia lolos menjadi finalis dan masuk 10 besar.
Pencapaian berikutnya adalah pada ajang pemilihan Duta Anti Narkoba Takalar 2015. Firman masuk lima besar.
Dari Takalar, ia mengikuti ajang modeling di daerah tetangga, Jeneponto. Pada event pemilihan Taurungka dan Taulolo, Firman menjadi finalis.
Dua tahun kemudian, tepatnya di 2017, seorang pemilih agency model asal Makassar bernama Farel memanggilnya untuk bergabung. Lewat agency inilah Firman kemudian mengikuti lomba Fashion Idol 2017 dan meraih Best Catwalk. Di tahun 2018 Firman menjadi wakil Jeneponto pada pemilihan Putra Putri Kebudayaan Sulawesi Selatan. Ia menjadi Putra Kebudayaan Berbakat 2018, dan Daeng Kota Makassar 2019.
”Saya selalu berusaha mencoba untuk mengembangkan apa yang ada dalam diri saya. Sekaligus untuk membuktikan bahwa saya bisa. Karena waktu SMA dulu, saya dianggap tidak bisa jadi model. Tapi berkat kerja keras, anggapan itu tidak terbukti,” tandas Firman.
Kepeduliannya pada dunia modeling di daerah ini kemudian ditunjukkan Firman dengan mendirikan sebuah wadah yang kini dikenal dengan nama Firman Star Official. Awal mulanya adalah Firman Star Manajemen di tahun 2018. Ketika itu talentanya adalah model dewasa. Belum ada anak-anak. Belakangan barulah anak-anak diajak untuk bergabung. Bahkan ada yang berusia enam tahun.
Di tahun 2019, menggunakan wadah yang dimilikinya, Firman kemudian menggelar pemilihan Putra Putri Aku Cinta Batik. Dari event pertama yang dilaksanakannya ini, ia mengambil beberapa talenta berbakat untuk bergabung di Firman Star Manajemen.
”Tahun 2020 saya berpikiran untuk membuat official, dari sebelumnya hanya manajemen. Karena kalau manajemen lebih kepada talentnya. Sementara di official, kita juga ad Firman Star Collection untuk koleksi busana,” terangnya.
Apa yang membuat Firman tertarik untuk membuat wadah ini? Sementara ia sudah mengantongi banyak prestasi di dunia modeling, yang untuk ukuran banyak orang itu sudah cukup. Ternyata ada alasan tersendiri.
”Waktu pertama kali ikut lomba model, saya tidak lolos seleksi. Waktu itu tidak ada yang bisa beri support. Saya tinggal di kampung yang jauh dari Makassar. Belum ada media sosial. Bingung mencari jalurnya supaya bisa terjun ke dunia entertain. Setelah di Makassar, saya membentuk wadah ini,” jelas Firman.
Sejak didirikan, Firman Star Official intens menggelar kegiatan. Di antaranya Putra Putri Gema Ramadan yang dilaksanakan setiap tahun, dan sudah tiga tahun digelar. Bulan Ramadan mendatang ajang ini kembali dilangsungkan.
Ada pula pemilihan Putri Heritage Sulsel. Juga Top Model Star Sulsel Session II yang akan dilaksanakan bulan Maret mendatang. (*/rus)

