BARRU, BKM — Maksud hati menolong kucing yang ditabrak kendaraan, justru berbuah petaka bagi seorang bocah bernama Sulaeman (12). Secara tiba-tiba ia tertabrak mobil Toyota Innova yang dikendarai Bripka Sony, anggota Polsek Tanete Rilau.
Luka parah di bagian kepala dan lengan kiri yang dialami korban mengakibatkan nyawanya tidak dapat tertolong. Peristiwa nahas ini terjadi Rabu (30/3) sekitar pukul 18.15 Wita di jalan poros Barru-Parepare, tepatnya di Desa Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, Barru.
Kejadian itu berlangsung ketika ketika Sulaeman baru saja membeli obat anti nyamuk di salah satu kios di seberang jalan. Saat itu korban melihat seekor kucing tak berdaya setelah ditabrak mobil di tengah jalan.
Diapun berusaha menolong kucing tersebut. Tetapi tak berapa lama kemudian, kucing itu langsung melompat dari tangannya. Bocah yang masih duduk dikelas VI SD Cilellang Utara ini, kembali berusaha menangkap kucing itu agar tidak lagi ditabrak kendaraan.
Tetapi usaha anak semata wayang Saharuddin ini, malah menjadi malapetaka. Justru dia yang ditabrak mobil Innova bernomor polisi DD 1455 JY, yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Parepare.
Bripka Sony yang merasa bertanggung jawab atas kejadian ini, langsung berusaha menolong dan membawa Sulaeman ke salah satu Puskesmas bersama beberapa keluarga korban. Namun pihak orang tua yang panik setelah mendengar anaknya meninggal dunia, secara spontan langsung menyerang sopir Innova tersebut. Meski mengaku sebagai petugas, keluarga korban yang tidak menerima kejadian ini terus berusaha memukul oknum Polsek Tanete Rilau hingga ini mengalami luka di bagian kepala. Aksi keluarga korban tidak terhenti sampai di situ. Kaca mobil yang dikendarai pelaku juga dipukuli dengan menggunakan helm hingga pecah.
Keluarga korban bernama Rudy yang dihubungi, Kamis (31/3), mengatakan tindakan pemukulan yang dilakukan orang tua Sulaeman, merupakan spontanitas yang tidak terima anaknya tewas ditabrak oleh pengendara tersebut.
”Siapapun dalam posisi sebagai orang tua yang secara tiba-tiba mengetahui anak semata wayangnya tewas seketika ditabrak, tentu akan sulit menerima kenyataan begitu saja. Ibu korban bersama keluarga masih syok atas peristiwa yang menimpa keponakan kami,” jelas Rudy.
Kasat Lantas Polres Barru, AKP Andi Mappisona yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, kemarin membenarkan peristiwa tersebut. Anggota kepolisian yang terlibat dalam peristiwa lakalantas ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasus ini masih dalam proses penyidikan.
“Kejadian ini diluar dugaan dari pemilik mobil yang dikendarai oleh oknum kepolisian. Itulah sebabnya secara spontan berusaha menolong korban. Kendati tersangka ikut menjadi korban karena digebuk dan mobilnya dirusak,” kata Andi Mappisona. (udi/rus/b)
Tolong Kucing, Bocah Tewas Ditabrak Mobil Polisi
×

