pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Warga SMS Kapolri, Wabup Lutim Membantah

MALILI, BKM — Masyarakat Kabupaten Luwu Timur rame-rame mengirim pesan singkat atau Short Message Service (SMS) kepada Kapolri Jendral (Pol) Badrodin Haiti, Sabtu (2/4).
Pesan singkat warga meminta Kapolri untuk memantau kinerja Polda Sulselbar agar serius dalam menangani kasus dugaan ijazah palsu atas nama Irwan Bachri Syam, Wakil Bupati (Wabup) Luwu Timur dengan laporan polisi nomor : LP/1/II/2016 Bareskrim tertanggal 3 Februari 2016.
Masyarakat juga meragukan keseriusan Polda Sulselbar karena hingga kini tidak ada perkembangan kasus tersebut. Pesan ini juga ditembuskan ke Kapolda Sulselbar Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar dan Direskrimum Polda Sulselbar.
“Kita sebagai masyarakat juga perlu tahu progres kasus dugaan ijazah palsu milik Wabup Irwan Bachri Syam,” ungkap Musa Karim, warga Kelurahan Malili, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Minggu (3/4) kemarin.
Menurutnya, sebagai masyarakat Luwu Timur, dia mengaku prihatin mendengar kasus tersebut yang tidak lain telah menimpa Wabup.
“Beliau adalah Wabup. Sebagai masyarakat, kami prihatin karena dapat mengganggu konsentrasi dalam memimpin daerah, kita berharap kasus ini segera diselesaikan sesuai proses hukum yang ada,” ungkapnya.
Menyikapi kritikan masyarakat yang disampaikan lewat SMS, Kapolda langsung memberi respon. Pihaknya akan menggelar kasus tersebut sesuai prosedur. “Kasus akan digelar sesuai prosedur,
pelapor sudah tahu perkembanganya kata penyidik dan sudah diberi SP2HP (surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan) sesuai prosedur,” ungkap Pudji melalui pesan singkat.
Informasi yang dihimpun, penyidik Polda Sulselbar dipimpin Kompol Anwar telah turun melakukan Pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) selama dua hari di Luwu Timur, Maret lalu.
Selama dua hari, penyidik berhasil memintai keterangan sejumlah terkait yakni Kasek SDN 251 Pae-Pae Wasuponda, Widyawati beserta guru di sekolahnya.
Kepala Dinas (Kadis) Dikbudparmudora, Ismail dan ketua KPU Luwu Timur, Muhammad Nur juga dimintai keterangan di Wisma Kaisar, Puncak Indah Malili. Untuk Wabup, Irwan Bachri Syam penyidik langsung mendatangi Rujab Wabup di Malili.
Sementara itu, Wabup Lutim Timur, Irwan Bachri Syam membenarkan kalau dirinya dilaporkan terkait dugaan penggunaan ijazah palsu yang tengah berproses di Polda Sulsel. Penyidik Polda juga telah menemuinya untuk meminta keterangan.
“Sudah berapa kali penyidik ketemu saya untuk di BAP sekaligus saya memperlihatkan ijazah asli saya,” ungkap Irwan, Selasa (5/4) kemarin.
Penyelidikan kasus dugaan ijazah palsu tersebut, sama sekali tidak mengganggu seluruh aktifitas dirinya di pemerintahan dan dikeluarga.
“Saya menganggap laporan tersebut sama sekali tidak ada benarnya jadi biarkan urusan ini di proses di rana hukum dan saya yakin hukum akan mengatakan yang sejujurnya dan Allah maha tahu dan maha adil,” ungkap Irwan. (alp/C)



×


Warga SMS Kapolri, Wabup Lutim Membantah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar