pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Golkar-Nasdem Dominasi Pimpinan AKD DPRD Sulsel

MAKASSAR, BKM — Legislator Partai Golkar dan Nasdem tetap mendominasi posisi pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan.
Golkar tetap mendapat dua jabatan pimpinan AKD serta dua wakil ketua. Sementara Nasdem memperoleh satu jabatan ketua dan tiga posisi wakil ketua.

Fraksi Gerindra sebagai pemenang ketiga pada pemilu legislatif 2019 lalu, mendapat satu jabatan ketua dan dua wakil ketua. Sedangkan Demokrat memperoleh satu jabatan ketua dan dua wakil ketua. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) satu ketua dan satu wakil ketua.
Adapun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapat posisi satu ketua dan satu wakil ketua. Sama yang didapat oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Untuk Partai Amanat Nasional (PAN) hanya mendapat dua jabatan wakil ketua.

Komposisi AKD telah diputuskan, dan seluruh fraksi telah sepakat dengan pembagian masing-masing.
Sesuai rencana, DPRD Sulsel akan menggelar rapat paripurna pada Kamis, 23 Juni pekan depan.
Hanya saja, soal penempatan nama-nama masih ada fraksi yang sedang menggodok, utamanya dari Fraksi PAN.
“PAN belum rapat. Jadi kita belum rapatkan,” ujar Ketua Fraksi PAN DPRD Sulsel Syamsuddin Karlos, Rabu (15/6).
Hal sama disampaikan dua anggota Fraksi PAN, yakni Dr Usman Lonta dan Andi Muhammad Irfan AB. “Belum digodok, minggu depanpi,” ujar Usman Lonta. Sedangkan Irfan AB menegaskan bila soal nama itu belum dibicarakan di PAN.
Ditanya soal nama, Ketua Fraksi Nasdem Ady Ansar membenarkan bila posisi Andi Rachmatika Dewi tetap aman sebagai ketua komisi. Meski begitu, Cicu -panggilan akrab Andi Rachmatika– bergeser dari ketua Komisi B menjadi ketua Komisi D.
“Yang tetap Ibu Cicu. Kalau wakil ketua nanti kami sampaikan. Yang pastia kami tetap wakil ketua di Komisi E dan wakil ketua di Komisi A,” ungkap Ady Ansar, kemarin.

Dia menuturkan, Nasdem bukan tanpa alasan tetap mempertahankan Cicu sebagai ketua komisi. Selain prestasinya di partai, juga dikenal memiliki kapabilitas dan pengalaman.
“Beliau berprestasi di Makassar. Mampu mendudukkan ketua dewan dan pilwali kemarin. Segi kompetensi kita tidak ragukan lagi,” tandas ketua Nasdem Kepulauan Selayar ini.
Ketua Fraksi PDIP Andi Ansyari Mangkona, juga membenarkan pihaknya mendapatkan jatah wakil ketua Komisi B dan ketua Bapemperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah). Memang cuma dua posisi yang didapat fraksi beranggotakan delapan anggota dewan ini.
“Iya, memang kita dapat wakil ketua di Komisi B dan ketua Bapemperda. Kita sudah bahas itu,” kata Ansyari.
Hanya saja, ia belum menentukan siapa legislator yang menempati posisi tersebut. Ia mengaku baru akan membahasnya dalam waktu dekat.

“Belum kita tentukan. Kita belum rapatkan di fraksi. Tapi dalam waktu dekat kita akan tunjuk siapa-siapa yang menempati posisi itu,” ujarnya.
Wakil Ketua Fraksi PKB Hengky Yasin mengatakan, pihaknya mendapat jatah sebagai ketua Badan Anggaran (Banggar) dan wakil ketua Komisi D. Hanya saja, secara tertulis belum ada siapa saja yang akan ditempatkan di posisi itu.
“Pak Ketua Fraksi (Azhar Arsyad) sudah menyampaikan itu, PKB dapat jatah di Banggar dan Komisi D. Kan ini jabatan AKD diroling. Kami delapan orang di fraksi. Nanti akan diberikan ke teman yang belum mendapat jabatan 2,5 tahun sebelumnya,” jelas bakal calon bupati Takalar itu.

Dari data yang dikumpulkan koran ini, Ketua Komis A kemungkinan besar dijabat oleh Sri Rahmi dari PKS. Untuk posisi wakil ketua dijabat oleh Rezki Muflianti Luthfi dari Nasdem, dan Fachruddin Rangga dari Golkar.
Komisi B dipimpin oleh Fermina Tallulembang dari Gerindra, Wakil Ketua Syahrir dari Demokrat dan kemungkian Rudi Pieter Goni dari PDIP.

Komisi C dipimpin oleh Andi Januar Jaury Dharwis dari Demokrat. Wakil ketua kemungkinan dijabat oleh Heny Latif dari Gerindra, dan Andi Nurhidayati dari PPP. Komisi D dipimpin Andi Rachmatika Dewi dari Nasdem, wakil ketua oleh Suwardi Haseng dari Golkar dan Andi Fauzi Wawo dari PKB.
Komisi E dipimpin Rahman Pina dari Golkar dan wakil ketua kemungkinan ditempati oleh Andre Prasetyo Tanta dari Nasdem, serta Syamsuddin Karlos dari PAN.
Untuk Banggar dipimpin oleh Irwan Hamid dari PKB, dan wakil ketua kemungkinan Ady Ansar dari Nasdem.
Adapun Badan Musyawarah (Bamus) kemungkinan dipimpin oleh Andi Sugiarti Mangunkarim dari PPP dengan wakil Abdi Syafiuddin dari PKS.

Untuk Bapemperda dipimpin oleh Risfayanti Muin dari PDIP, sedangkan wakil ketua kemungkinan diserahkan kepada Andi Irfan AB dari PAN, serta Andi Mangunsidi dari Gerindra.
Terakhir Badan Kehormatan (BK) dipimpin oleh Andi Hatta Marakarma dari Golkar, dan wakil ketua kemungkinan dijabat oleh Mulyadi Mustamu dari Demokrat. (rif)




×


Golkar-Nasdem Dominasi Pimpinan AKD DPRD Sulsel

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link