pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sarjana Hukum Pertama yang Bergabung di SBSI

14 Tahun Andi Mallanti Berjuang Bersama Buruh (1)

PEMERINTAH telah menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh. Peringatan May Day biasanya menjadi momentum bagi para pekerja untuk menyuarakan aspirasinya. Tak terkecuali di Kota Makassar.

Laporan: Muh Yusuf

JIKA berbicara upaya memperjuangkan nasib buruh, salah satu nama yang muncul adalah Andi Mallanti. Sejak 2001 ia tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Cabang Kota Makassar. Posisinya sebagai sekretaris.
Ia merupakan sarjana hukum pertama yang bergabung di SBSI sebagai aktivis buruh di Sulsel. Mallanti merupakan alumni Universitas 45 (saat ini berubah nama menjadi Universitas Bosowa) angkatan 1994. Kurang lebih 14 tahun lamanya Mallanti bersama-sama para buruh memperjuangkan hak-haknya.
Selanjutnya, pada tahun 2002 ia terpilih sebagai Koordinator Wilayah Konfederasi SBSI Provinsi Sulsel hingga sekarang. Amanah yang dipercayakan kepadanya dilakoni dengan penuh tanggung jawab.
Lelaki berdarah Bugis ini telah melalui berbagai lika liku dan problem dalam memperjuangkan hak-hak buruh. Termasuk harus berbenturan dengan aparat ketika menggelar aksi.
”Ini pengalaman yang tak terlupakan. Waktu itu buruh mengamuk saat melakukan aksi protes. Kadisnaker saat itu dirobek bahunya. Saya langsung mengambil alih dan mengatur jalannya aksi, agar konflik tidak semakin memburuk,” kenang Mallanti.
Selain itu, melalui organisasinya, Mallanti banyak bertemu serta berkomunikasi dengan berbagai karakter. Mulai dari kelas bawah, menengah hingga elit.
”Problem dominan itu seperti upah, outsourching dan union busting. Semua ini butuh perjuangan dari kalangan buruh,” ujar Wakil Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sulsel ini.
Selama belasan tahun mengabdikan diri mengurus kaum buruh, diakui Andi Mallanti kerap mengabaikan waktu bagi keluarga. Tetapi dia bersyukur, karena keluarganya bisa memahami dan tak mempermasalahkannya.
“Yah, namanya kerja sosial serikat seperti ini pastilah waktu dengan keluarga kurang. Bisa dikatakan tidak ada waktu libur,” tuturnya. (*/rus)



×


Sarjana Hukum Pertama yang Bergabung di SBSI

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar