pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Indira Keluhkan Data Stunting tak Sinkron

MAKASSAR, BKM — Ketua Tim Penggerak PKK Makassar Indira Jusuf Ismail mengeluhkan mekanisme pendataan stunting di setiap kelurahan yang belum sinkron.Karena persoalan itu, dia menekankan pentingnya verifikasi data stunting di Makassar.
Hal itu agar penanganan yang dilakukan tepat sasaran. Seperti disampaikan dalam acara FGD manejemen data dan review aksi konvergensi stunting di Swisbell Hotel Makassar.
“Kalau berdasarkan data, banyak penurunan kita tidak tahu makanya kita tadi bahas, kita harus turun kembali, data harus fix, harus ril, harus update,” ujarnya, Senin (21/11).

Dia menyinggung soal data stunting yang kerap berbeda dengan kondisi di lapangan sehingga menimbulkan salah paham.
“Dari pada kita saling simpang siur, dari pada kita saling menyalahkan, lebih baik kita langsung turun,” jelasnya.
Olehnya menginstruksikan camat, lurah hingga ketua RT/RW untuk ikut dilibatkan agar data lebih sinkron.
Ini dipandang perlu agar langkah penanganan tepat sasaran. Misalnya jika ada bantuan obat-obatan, bantuan makanan, gizi dan sebagainya.
“Kalau pedataannya (mereka) baik baik saja tuh, tetapi kalau kita bahas disini ternyata tidak meching, jadi harus kita kuat hati, harus kita benahi, bahwa kita tidak boleh salah lagi. Kita selalu ada acara, kalau cuma datang ji duduk saja, nanti kita jauh ketinggalan,” tambahnya.
Sementara itu Ketua Tim Penanganan Stunting yang juga Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi memandang data memuat secara spesifik pengukuran kinerja program, juga berguna untuk melakukan pemetaan keluarga yang beresiko.

Hasilnya akan dijadikan sebagai basis data dan untuk penyasaran intervensi percepatan penurunan stunting.
“Inikan masalah kita, bisa terjadi sama siapa saja, kalau dia tidak pandai di masa kehamilannya, misalnya, stres, makan tidak tepat, kan bisa menganggu, nanti kalau anak yang dilahirkan, tidak ada yang bisa memastikan kalau nanti stanting anaknya,” katanya.
Wakil Wali Kota juga meminta agar para orangtua terus diedukasi agar memberikan asupan gizi yang cukup bagi anak-anaknya.
Diharapkannya melalui kegiatan seperti itu, pencegahan stunting dapat membantu percepatan penanganan stunting.
“Bukan cuman anak stuntingnya, ini mengedukasi juga ibu ibu nanti Insya Allah akan hamil,” tutup Fatmawati Rusdi. (rhm)




×


Indira Keluhkan Data Stunting tak Sinkron

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link