MAKASSAR, BKM — Sebagai upaya mendukung kesehatan anak di Indonesia, MAKUKU bersama RSIA Ananda mengadakan konsultasi masalah ruam popok gratis yang didampingi langsung dokter spesialis anak dan spesialis kulit.
Program ini dilakukan pada 17 Desember 2022. Sebanyak 105 ibu telah melakukan konsultasi masalah ruam popok gratis secara langsung dengan dr. Juwita, dr. Hilda Novita, dan dr. Ashar Arsyad di RSIA Ananda Makassar.
CEO MAKUKU, Jason Lee, mengatakan, masa emas si Kecil merupakan masa penting bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Namun faktanya, 1 dari 2 bayi dengan usia di bawah 12 bulan mengalami dermatitis popok. Tidak sedikit ibu di Indonesia yang melakukan perawatan bagi si kecil melalui informasi yang belum diketahui kebenarannya. Bahkan, 27 persen dari sekitar 1.000 hoaks yang dijadikan sebagai sampel merupakan berita mengenai kesehatan.
Informasi seperti ini berpotensi menyesatkan para ibu dalam mendapatkan edukasi untuk kesehatan bayi. Oleh sebab itu, konsultasi dengan dokter sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanganan yang tepat.
Branding Director MAKUKU, Lucky Zheng, menyampaikan, program konsultasi masalah ruam popok gratis kali ini terlaksana karena tingginya antusias para ibu di Indonesia sejak dilaksanakannya Private Consultation MAKUKU secara digital sejak Agustus 2022.
”Kami mengapresiasi para Ibu yang ingin mendapatkan informasi dari pihak yang kredibel. Konsultasi masalah ruam popok gratis oleh MAKUKU ini dilakukan bersama dengan 10 rumah sakit di 10 kota yaitu Jakarta, Tangerang, Karawang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Palembang, Lampung,” kata Lucky Zheng.
Dokter anak, dr. Hilda Novita, Pediatric RSIA Ananda Makassar, mengatakan, ruam popok dapat terjadi akibat pemakaian popok yang terlalu lama. Apalagi, kulit bayi masih sangat sensitif. Sehingga risiko alerginya lebih besar. Ruam popok dapat menimbulkan infeksi sekunder, baik pada kulit maupun kondisi bayi secara umum. Ruam popok yang menyebabkan kulit gatal, juga dapat memicu ISK (infeksi saluran kemih). Hal itu dikarenakan pemakaian popok terlalu lama atau tidak diganti. Masalah ruam popok sendiri merupakan masalah umum yang dihadapi ibu karena penggunaan popok sekali pakai cukup banyak. Persentasenya sekitar 30-sampai 40 persen pasien di RSIA Ananda konsultasi seputar masalah ruam popok.
Seorang ibu yang mengikuti konsultasi, Arhaeda, mengungkapkan, anaknya pernah mengalami ruam popok saat berusia dua bulan. Ruam popok yang parah ini meninggalkan bintik-bintik merah pada kulitnya. Setelah mengikuti program konsultasi kesehatan ini, dia lebih paham bagaimana perawatan yang tepat untuk kulit bayi.
”Saya berharap MAKUKU senantiasa melanjutkan program ini untuk membantu penyebaran edukasi yang tepat bagi seluruh Ibu di Indonesia khususnya untuk masalah ruam popok,” katanya.
Selain dengan RSIA Ananda di Makassar, konsultasi masalah ruam popok gratis ini juga dilakukan di RS St Carolus Jakarta, RSIA Bina Medika Tangerang, RS Lira Medika Karawang, RS Hermina Pasteur Bandung, RSIA Putri Surabaya, RS Mitra Medika Premiere Medan, RS Hermina Pandanaran, RSIA Az-Zahra Palembang dan RSIA Bunda Asy Syifa di Lampung mulai tanggal 16 Desember hingga 18 Desember 2022. Program ini diperuntukkan untuk mengedukasi Ibu mengenai masalah ruam popok bayi dan didampingi langsung dokter spesialis anak dan spesialis kulit. Selain itu, MAKUKU juga membagikan popok gratis kepada Ibu yang datang untuk melakukan konsultasi. (mir)
MAKUKU Berkolaborasi RSIA Ananda Makassar Lakukan Konsultasi Gratis Masalah Ruam Popok
×

