MAKALE, BKM — Nahas dialami balita yang baru berusia setahun berinisial inisial JJT. Pada Jumat
(6/1) pukul 06.30 Wita, tubuhnya ditemukan tak bernyawa tergantung di batang pohon coklat di RT Alla, Lingkungan Ma’tete Bara’na, Kelurahan Lion Tondok Iring, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja
.
Kebun tersebut berada tak jauh dari rumahnya.
Saksi Damaris Tangke (73), menuturkan pada Kamis malam (5/1) pukul 19.00 Wita ia bersama korban tidur di kamar dan menutup pintu tanpa dikunci.
Jumat dinihari (6/1) pukul 02.00 Wita Damaris terbangun karena hendak ke kamar mandi. Alangkah kagetnya ia, karena tak lagi mendapati korban tidur di sampingnya.
Dalam keadaan panik, Damaris berusaha melakukan pencarian. Namun ia hanya menemukan selimut korban di luar kamar tidur. Kejadian itupun disampaikan ke keluarga lain. Bersama warga kemudian dilakukan pencarian.
Pada pagi hari pukul 06.30 Wita korban ditemukan oleh Medi (25), kurang lebih 100 meter dari rumah tempatnya hilang. Posisinya tergantung dengan kaki terjepit di tangkai pohon coklat. Ia sudah tak lagi bernyawa. Pihak keluarga lalu melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.
Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Kapolres AKBP Juara Silalahi bersama Wakapolres Kompol Yulius L Losong, Kapolsek Makale AKP Martinus Pararuk, Kasat Samapta AKP Gunardi Mundi, dan Kapala SPKT Iptu Constantinus LW mendatangi TKP.
Tim Inafis Polres Tana Toraja bersama petugas dari Puskesmas Makale Utara melakukan pemeriksaan dan identifikasi korban. ”Di tubuh korban ditemukan beberapa luka mengeluarkan darah serta luka lebam,” ujar Kapolsek Makale AKP Martinus Pararuk. Selanjutnya korban dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit Lakipadada Makale untuk dilakukan visum.
Menyusul kejadian ini, salah seorang keluarga yang tinggal serumah dengan korban berinisial E telah diamankan polisi ke dalam sel Polres Tator. E yang diketahui sudah lama menderita penyakit gangguan jiwa diduga sebagai pelaku. Walau begitu, petugas masih akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap E. (gus/b)

