pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Narkoba Asal Malaysia Disimpan di Brankas dalam Kampus

Dikendalikan Dua Napi dari Lapas Jeneponto dan Bone

MAKASSAR, BKM — Satu persatu fakta mencuat dari pengungkapan temuan brankas tempat penyimpanan narkoba di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM). Polisi menyebut, mereka yang telah diamankan terkait kasus ini merupakan jaringan dari Malaysia.
Yang lebih ironis lagi, praktik ilegal itu diketahui dikendalikan oleh dua narapidana dari balik jeruji besi dua lapas berbeda,, masing-masing di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jeneponto dan Bone. Kedua narapidana tersebut merupakan pemasok narkoba dari Negeri Jiran.
Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sulsel berhasil meringkus enam orang tersangka. Masing-masing berinisial S (25), SAH (32), MA (33), AG (34), M (36), dan RR (37). Mereka memiliki peran masing-masing. SAH (32) bertugas menyimpan narkoba dan juga bertindak sebagai kurir. Ia dibantu oleh MA untuk mengemas barang haram tersebut. Sementara AG dan M merupakan pemakai.
Polisi menyita sejumlah barang bukti narkoba, mulai dari sabu-sabu, ganja, hingga pil ekstasi. Selain itu, ada pula brankas penyimpanan barang terlarang tersebut dari dalam kampus UNM. Brankas tersebut ditemukan ditanam di dalam tanah pada salah satu ruangan FBS UNM.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso, mengatakan bahwa tersangka diamankan ketika tengah asyik berpesta narkoba di sekretariat mahasiswa UNM Parantambung. Pengungkapan tersebut berawal saat polisi melakukan penangkapan terhadap S (25) di Jalan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa. Saat diamankan, S mengaku baru saja berpesta narkoba di salah satu sekretariat FBS kampus UNM di Jalan Mallengkeri.
“Setibanya di kampus (UNM) petugas menemukan empat orang sedang mengkonsumsi, pesta narkoba sabu dan ganja. Di lokasi kami temukan brankas yang ditanam di bawah lantai sebagai tempat penyimpanan narkoba,” terang Irjen Setyo Boedi dalam ekspose pengungkapan kasus di Mapolda Sulsel, Minggu malam (11/6).
Kapolda menegaskan, keempat pelaku yang diamankan tersebut merupakan mahasiswa UNM yang sudah drop out (DO). “Mereka sempat kuliah di UNM tapi tidak lulus. Mereka DO,” ujarnya.

Terkait penanganan kasus ini, Polda Sulsel akan terus mendalami temuan bukti baru lainnya. Berupa jejak digital dan jejak jaringan masing-masing enam tersangka. Adapun barang bukti yang telah disita polisi, yakni empat unit gawai, tujuh saset sabu, enam saset ekstasi dengan berat 2,4 gram, empat linting seberat 3,1 gram, brankas penyimpanan narkoba, tiga alat hisap sabu serta pireks.

Barang bukti tersebut disita polisi di empat lokasi berbeda di Kota Makassar, saat dilakukan pengembangan terhadap enama tersangka yang merupakan satu jaringan.
Direktur Ditresnarkoba Polda Sulsel Kombes Pol Dodi Rahmawan, mengatakan pihaknya masih terus menelusuri dan melakukan pengembangan terhadap jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan dari Lapas. Polisi masih terus mengejar mereka yang terlibat dengan berkoordinasi institusi terkait.
”Kita sudah koordinasikan dengan Dirjenpas (Pemasyarakatan) melalui Kadispas Wilayah Sulsel,” ujar Kombes Dodi, Senin (12/6).
Tim nantinya akan melakukan pelacakan jaringan tersebut melalui rekam jejak, serta hasil percakapan oleh para tersangka yang telah tertangkap. “Kita akan melakukan pemeriksaan secara detil. Karena ada jejak digital, ada jejak jaringan,” tandasnya.
”Kita sudah analisa beberapa barang bukti yang didapatkan, khusunya jaringan dari Malaysia. Masuknya dari sana. Makanya, kita akan intesifkan beberapa pengungkapan sebelumnya. Yang bertitik sinkron dengan peredaran narkoba, yang beredar di lingkungan kampus atau lembaga pendidikan lainnya, ” tambahnya.
Terkait yang mengendalikan narkoba dari balik Lapas Jeneponto dan Lapas Bone tersebut. Dodi Rahmawan menyebutkan bahwa barang haram tersebut dikendalikan oleh dua narapidana. ”Dua orang ini yang mengendalikan, karena ada barang buktinya,” tandasnya. (mat)




×


Narkoba Asal Malaysia Disimpan di Brankas dalam Kampus

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link