MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto didampingi sejumlah Kepala OPD melakukan kunjungan kerja ke Jepang. Ada beberapa agenda pentungan yang dilaksanakan di negara Sakura tersebut. Salah satunya memenuhi undangan CEO Oriental Consultant Global (OCG) Mr. Eiji Yonezawa.
Saat bertemu dengan Mr Eiji, akhir pekan lalu dalam Business Meeting, keduanya membahas
program Smart Island di Kota Makassar dan juga potensi pengembangan pada proyek-proyek infrastruktur lainnya. Merupakan suatu kebanggaan bagi Kota Makassar lantaran OCG memilih untuk membangun proyek elektrifikasi dan pengembangan produk perikanan di Kota Daeng. Hal itu juga karena prospek dalam upaya meningkatkan nilai tambah dari hasil tangkapan nelayan yang ada di Pulau Barrang Lompo.
Eiji Yonezawa mengatakan launching proyek Smart Island di Makassar sudah dilakukan. Selanjutnya, pihaknya berharap dapat melakukan MoU bulan depan bersamaan dengan 5th ASEAN-Japan Smart Cities Network High Level Meeting 26-27 Oktober, mendatang.
Salah satu manfaat proyek Smart Island di Pulau Barrang Lompo tersebut ialah menyediakan elektrifikasi dengan solar power dan membantu meningkatkan kualitas produksi ikan sehingga nilai jual lebih bagus. Cold chain project bisa menjaga ikan tidak cepat rusak.
Danny mengatakan bahwa Kota Makassar merupakan wilayah strategis di Timur Indonesia dan memiliki banyak potensi investasi. Apalagi Smart city Makassar masuk listing 114 dari 141 smart city di dunia. Dia berharap MoU itu selanjutnya menunjukkan progress signifikan.
Selain itu, Wali Kota yang akrab disapa Danny Pomanto ini mengungkapkan potensi investasi di sepanjang Pantai Losari, yaitu Japparate pada New Development Area dengan tiga lantai. Investasi penting lain adalah elevated ring road dengan membutuhkan total 24 km.
Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan investasi tersebut dengan pertemuan lanjutan lainnya guna memastikan proyek-proyek tersebut dapat dilaksanakan dengan baik.
Di Jepang, Danny juga bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Hery Akhmadi. Pada pertemuan business dan silaturahmi tersebut, Danny Pomanto memaparkan tentang banyak hal. Dia menyebutkan potensi investasi di Kota Makassar cukup besar. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya investor yang mau menanamkan modalnya di kota ini.
“Kita juga secara khusus diundang oleh Kotra (Korea Trade-Investment Promotion Agency) terkait dengan proyek Japparate,” ujarnya.
Selain itu, Danny Pomanto juga melaporkan terkait rencana kerja sama sister city Makassar dengan Kota Yokohama yang merupakan inisiasi Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang.
“Kota Yokohama ini dinilai mirip dengan Makassar. Contohnya ada pantai yang mirip dengan pantai di Makassar,” tutur Danny Pomanto.
Sementara itu, Dubes Indonesia untuk Jepang Hery Akhmadi menyambut baik rencana kerja sama Kota Maksssar dengan Jepang. Ia bahkan mengusulkan ke depan ada festival di Jepang yang mengangkat tentang keanekaragaman budaya dan kuliner Kota Makassar.
“Mungkin bisa melakukan perjanjian kerja sama dengan salah satu kota. Misalnya penyelenggaraan Festival Mutsuri da Kesenuma. Kita pernah fasilitasi Bali mengadakan festival di Jepang. Mungkin nanti dengan Makassar juga,” ujar Hery.
Hery juga mengusulkan Kota Makassar menjadi tema pada HUT Proklamasi di Jepang 2024 mendatang. “Jika berkenan, kami nanti mengusulkan Makassar jadi tema HUT Proklamasi di Jepang tahun 2024. Semua tentang Makassar, mulai pakaian adat, kuliner, dan lain-lain,” tutupnya. (rhm)

