pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Lebih 1 Ha Kebun Kopi di Topidi Terbakar, Akses Pendaki Ditutup

GOWA, BKM — Peristiwa kebakaran terjadi lagi di wilayah Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Api yang menjalar di lantai hutan merambat hingga ke kebun kopi warga di wilayah Parangmaha, Lingkungan Topidi, Kelurahan Bontolerung. Kebakaran ini terjadi sejak Selasa pagi (17/10) dan berlangsung hingga malam hari.
Berdasarkan pendataan yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Bontolerung, kurang lebih 1 hektare (Ha) lebih kebun kopi terbakar. Sebelum merambah kebun kopi milik warga di Topidi, sumber api diperkirakan berawal dari terbakarnya lantai hutan di kawasan lembah Ramma kaki gunung Bawakaraeng.

Lurah Bontolerung Ramli Kiyo yang dikonfirmasi Selasa malam sekira pukul 22.15 Wita, menyebut lahan kebun kopi yang terbakar seluas 1 hektare lebih. Kebun kopi di Topidi ini masing-masing milik warga bernama Usman, Islamuddon, Thamrin dan Syarifuddin.
“Iye benar. Kebakaran terjadi di kawasan hutan Lembah Ramma dan kebun kopi wargaTopidi. Luasannya sekitar 1 hektare lebih. Kebakaran terjadi sejak pagi pada pukul 10.00 Wita. Warga bersama aparat pemerintah langsung bergerak memadamkan api dengan alat seadanya. Kami hanya membawa pompa ransel untuk menyemprot api yang menjalar ke mana-mana,” ujar Ramli.

Awalnya, menurut Ramli Kiyo, yang terlihat dari kejauhan hanya satu titik dan mengeluarkan asap tebal ke udara. ”Kemudian kami bersama warga menuju titik api dan memadamkan. Namun api yang menjalar tidak bisa kami tangani. Akibatnya, kebakaran tetap terjadi hingga malam hari. Kami terkendala akses komunikasi sebab signal sulit,” kata Ramli Kiyo yang masih mengenakan kemeja Korpri yang dikenakannya sejak pagi.
Ramli menyebut ada tiga titik api. Titik kebakaran pertama di lahan kebun kopi warga. Titik kedua berada di kawasan hutan konservasi yang berada di jalur Parangmaha, Topidi. Titik api ketiga ada di jalur pendakian Ramma (Pos 4 Gunung Bawakaraeng).
“Kami sudah mengimbau kepada kepala lingkungan di jalur Panaikang agar menutup akses para pendaki yang menuju ke lokasi tersebut, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi masih ada titik api masih aktif dan belum padam hingga malam hari, ” jelas Ramli.
Terpisah, Camat Tinggimoncong Iis Nurismi yang dihubungi Selasa malam pukul 22.26 Wita, membenarkan kebakaran lahan hutan tersebut. Iis bahkan memperkirakan lokasi titik api pertama yang ada di sekitar gunung Talung. Gunung kecil yang berada pada jalur menuju gunung Bawakaraeng.
“Gunung Talung ini jaraknya 10 Km dari kampung Lembanna, dengan waktu tempuh ke lokasi kurang lebih 2-3 jam dengan jalan kaki. Semoga api tidak makin melebar. Semoga Tim Mountain Rescue dan BPBD Gowa yang tengah menuju lokasi kebakaran segera sampai,” kata Iis.
Sampai kini belum diketahui berapa kerugian yang dialami para petani kopi akibat kebakaran tersebut. Kondisi cuaca yang panas di wilayah pegunungan ini, diakui Camat Iis memang cukup tinggi. Karena dalam kondisi kekeringan inilah potensi kebakaran cukup besar. (sar)



×


Lebih 1 Ha Kebun Kopi di Topidi Terbakar, Akses Pendaki Ditutup

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link