MAROS, BKM–Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maros telah menggelar Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang, Pemungutan Suara dan Perhitungan Suara Pada Pemilu Tahun 2024 di Lapangan Pallantikang, Jl. Bougenvile No.6 Pettuadae, Kecamatan Turikale, Sabtu (10/2).
Ketua Bawaslu Maros Sufirman mengatakan Apel Siaga yang digelar ini diharapkan para petugas pengawas Pemilu di tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa dapat bekerja maksimal.
Selain Panwas, Bawaslu juga menerjunkan 1.073 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang ditempatkan di setiap TPS di seluruh Kabupaten Maros. “Seribuan lebih PTPS yang diterjunkan untuk melakukan pengawasan di TPS.”sebut Sufirman.
Sufirman menambahkan, keberadaan PTPS menjadi ujung tombak dalam pengawasan untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang bersih dan berkualitas. “Fokus kita itu dua hal, pertama pastikan logistik terdistribusi tepat waktu dan tepat jumlah. Kedua pastikan pemungutan dan perhitungan suara di TPS berjalan sesuai dengan tata cara dan prosedur, terkhusus hasil perolehan suara dipastikan tidak ada perubahan setelah dituangkan ke C Hasil, karena itu kita harus menjaga suara rakyat tidak boleh terjadi perubahan sedikitpun,” ujar Sufirman.
Prof Muhammad yang hadir memberi orasi mengemukakan bahwa Panwascam, PKD, utamanya PTPS adalah ujung tombak Pemilu, dan ujung tombak perbaikan demokrasi. Pengawas di tingkat kecamatan ke bawah, berhadapan langsung dengan dinamika yang terjadi di lapangan. “Bapak ibu, teman-teman Panwascam, PKD, dan PTPS bagi saya itu lebih penting daripada Bawaslu Kabupaten. Karena yang berhadapan langsung dengan persoalan-persoalan di lapangan itu adalah bapak ibu sekalian,” sebut Prof Muhammad.
Mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) tersebut juga berpesan terkait hal utama yang mesti dijaga seorang pengawas pemilu adalah integritas. “Kunci dari kesuksesan penyelenggaraan pengawasan pemilu itu adalah integritas. Apalagi sisa menghitung hari menjelang hari pencoblosan, betul betul integritas bapak ibu sekalian akan diuji. Maka jagalah integritas tersebut, demi cita-cita kita bersama ingin melihat masa depan demokrasi kita jadi lebih baik. Selamat bekerja, selamat mengabdi!”ungkapnya.
Selain Ketua Bawaslu Sufirman dan Prof Muhammad juga hadir Anggota Bawaslu Maros, Kepala Sekretariat dan jajarannya, Bupati Maros, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1422 Maros, Kejari Maros, KPU Maros, Ketua PCNU Maros. Dihadiri 42 Komisioner Panwaslu Kecamatan, serta 103 Panwaslu Kelurahan Desa dan 1.073 PTPS. (ari/rif/c)

