MAKASSAR, BKM — Pimpinan Pusat Ikatan Dai Muda Indonesia (PP-IDMI) menurunkan 40 dai yang akan bertugas menyampaikan ceramah ramadan dan khatib jumat selama bulan suci puasa. Para dai berasal dari berbagai latar belakang dan disiplin ilmu yang berbeda, serta kualifikasi pendidikan yang berbeda pula.
Sekretaris Jenderal PP IDMI, Irwan didampingi Kepala Divisi Media dan Humas PP IDMI, Dr Wahyuddin, Minggu (5/6) dalam keterangan persnya menjelaskan para dai yang ditugaskan akan berdakwah di Makassar, Gowa, Maros dan Takalar.
”Jadwal ceramah kami telah susun dan para dai sudah siap menjalankan tugasnya masing-masing,” ujarnya, kemarin.
Menurut Wahyu, sebulan sebelum memasuki bulan suci ramadan, PP IDMI telah melaksanakan penyegaran kepada para dai terkait dengan metode, materi dan etika dalam berdakwah agar mudah dipahami oleh para jamaah.
”Dai IDMI ini kan mayoritas berusia muda. Tapi soal wawasan keilmuan sudah lebih dari cukup untuk berdakwah di masyarakat,” tambah Wahyu.
Apalagi mereka juga merupakan alumni pondok pesantren ternama dan universitas Islam di Sulawesi dan Pulau Jawa. Disiplin ilmunya juga cukup mumpuni seperti ilmu tafsir, hadits, dakwah, aqidah filsafat, ilmu komunikasi islam, ilmu ekonomi islam, bahasa Arab, tarbiyah, ilmu hukum Islam dan lainnya.
Selain penyegaran dai, PP IDMI bekerjasama PD IDMI Takalar juga menyelenggaran Diklat Dai, Sabtu (4/6). Ini semua muaranya guna membentuk karakter para dai IDMI dalam beramar ma’ruf nahi munkar.
”Intinya, para dai IDMI sudah siap turun gunung berbagi ilmu dan pengalaman melalui dakwah Islam, tapi bukan untuk menggurui. Prinsip IDMI adalah Qulil Haqqa Walau Kana Murran” Sampaikanlah yang terbaik dan yang benar meskipun pahit,” tukas Irwan. (ila)
PP IDMI Turunkan 40 Dai Ceramah Ramadan
×

