Kendati hanya pertandingan ujicoba, kekalahan Barcelona atas Chelsea (2-4) melalui adu penalti pada International Champions Cup yang dihelat FedEx Field, Landover, Maryland, Amerika Serikat, Rabu (29/7) pagi patut menjadi peringatan. Jika ingin mempertahankan treble winner yang diraih musim lalu, Barcelona masih harus membenahi struktur tim. Bos Barcelona, Luis Enrique pun telah memberikan sinyal agar timnya waspada. Apalagi, dua pemain intinya Pedro Rodriguez dan Adriano hampir pasti musim ini tidak lagi merumput di Barcelona.
Namun demikian, untuk mengantisipasi kepergian pemain yang lain, Enrique menegaskan siapapun pemain yang ingin pergi dari Barcelona harus memastikan bahwa klub yang meminati mereka sanggup membayar klausul pelepasan kontrak yang berlaku saat ini.
Enruque pun menyebut Rodriguez dan Adriano yang diklaim akan segera bergabung dengan Manchester United, sementara bek Brasil diyakini tengah masuk radar klub Italia, AS Roma.
“Saya sudah mengatakan bahwa memang akan ada pemain yang pergi. Namun siapapun yang akan meninggalkan tim, harus dipastikan bahwa klausul pelepasan kontrak mereka sudah dibayar oleh tim yang meminati mereka,” tutur Enrique pada reporter usai menelan kekalahan atas Chelsea, kemarin.
Jika Barca harus waspada, tidak demikian dengan Chelsea. Kemenangan 4-2 saat adu penalti setelah bermain imbang (2-2) pada waktu normal, menurut Manajer Chelsea, Jose Mourinho adalah hal yang sangat membanggakan.
Mourinho mengaku Chelsea merasakan manfaat yang luar biasa usai mereka menggelar uji coba dengan Barcelona di Amerika Serikat, kemarin.
Bagi sang manajer, latihan melawan tim dengan level yang lebih tinggi merupakan hal yang jauh lebih penting.
“Barcelona tidak mengkhawatirkan tentang menang atau kalah. Mereka sedang berlatih. Sama seperti kami. Itu bukan laga yang taktis. Itu adalah dua tim yang sedang mencari intenstitas terbaik, form terbaik,” tutur Mourinho pada reporter.
“Bagi saya ini amat fantastis. Saya berterima kasih pada Luis Enrique atas apa yang mereka berikan pada kami. Ini yang kami butuhkan. Skornya 2-2, bisa saja 4-4. Adu penalti tidak ada artinya bagi kami. Semua penonton yang ada bisa pulang dengan gembira,” pungkasnya.
Jalannya Pertandingan
Laga antara Barcelona melawan Chelsea sudah berlangsung menarik sejak menit awal. Bahkan Chelsea sudah berhasil unggul terlebih dahulu saat pertandingan memasuki menit ke-10. Eden Hazard melakukan solo run melewati beberapa pemain Barcelona sebelum akhirnya menaklukkan Marc-Andre Ter Stegen.
Barca yang bernafsu mengejar ketinggalan pun berkali-kali membombardir pertahanan Chelsea lewat usaha Luis Suarez. Namun sampai babak pertama usai belum ada yang berhasil mengubah papan skor.
Kembali dari kamar ganti pasukan Luis Enrique langsung mengambil inisiatif serangan. Hasilnya mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat Suarez setelah menchip bola melewati kiper Thibaut Courtois.
Hanya beberapa saat setelah melakukan pergantian massal, tepatnya di menit 66, Barcelona berbalik unggul ketika tendangan keras Sandro Ramirez di dalam kotak penalti berhasil menggetarkan gawang Courtois.
Meski dalam keadaan tertinggal, Chelsea rupanya masih belum mau menyerah begitu saja. Gary Cahill akhirnya berhasil menjadi pahlawan The Blues setelah mencetak gol di menit 85. Skor berubah menjadi 2-2 sampai babak kedua usai dan pertandingan harus ditentukan via adu penalti.
Di adu tos-tosan ini, empat algojo Chelsea Radamel Falcao, Victor Moses, Ramires dan Loic Remy berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik.
Sementara itu dari kubu Barcelona hanya Andres Iniesta dan Sandro yang sukses mencetak gol dari titik putih. Sedangkan tendangan Alen Halilovic dan Gerard Pique gagal bersarang di gawang Courtois. (bs)

