MAKASSAR, BKM — Bulan ramadan tak menghalangi empat orang ini berbuat dosa. Mereka berkumpul lalu kemudian menggelar pesta sabu-sabu.
Keempatnya diringkus tim Resmob, Satgas Ops Tegas Lipu Polda Sulsel bersama personel Polsek Makassar, Rabu (15/6) pukul 22.45 Wita. Saat digerebek, mereka tengah berpesta sabu di sebuah rumah inspeksi kanal Jalan Sungai Saddang Baru.
Semuanya kemudian digiring ke Mapolsek Makassar untuk menjalani pemeriksaan. Dari keempat orang itu, tiga diantaranya terlihat mengenakan peci saat berada di kantor polisi.
Penangkapan dilakukan saat personel gabungan Satgas Tegas Lipu berpatroli di wilayah hukum Polsek Makassar. Mereka mendapat informasi dari tim 3 bahwa personel Polsek Makassar tengah melakukan penggerebekan di Jalan Sungai Saddang. Tanpa menunggu waktu lama, Tim Satgas Lipu langsung ke lokasi untuk memback up personel Polsek Makassar.
Saat dilakukan penggerebekan, didapati empat orang yang sedang berpesta sabu. Masing-masing Ahmad (58), warga Jalan Veteran Utara, Vindi Firmansyah (26), warga Jalan Sungai Saddang Baru, Nassa (48), warga Jalan Sungai Saddang Baru, dan Jamil Riadi (28), warga Jalan Sungai Saddang Baru.
Dari tangan pelaku, diamankan sejumlah barang bukti berupa 11 buah pipet, tujuh buah korek gas, satu buah alat isap sabu (bong), satu buah alat pembakar (korek gas), dua unit handphone merek Samsung dan Nokia, serta satu saset kecil sabu.
Kapolsek Makassar, Kompol Sudaryanto menyebut keempat orang yang diamankan itu sudah lama masuk dalam target operasi. ”Keempatnya masih menjalani pemeriksaan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolsek.
Secara terpisah, seorang penumpang pesawat ditangkap karena kedapatan membawa barang haram jensi ganja. Jimmy Nainggolan (40), warga Jalan Sabang Merauke, Kelurahan Trikora, Kecamatan Jayapura Utara diamankan setelah pesawat yang ditumpanginya, Batik Air ID -6183 rute Jayapura-Makassar-Jakarta transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Rabu (15/6) sekitar pukul 19.40 Wita.
Jimmy terjaring saat para penumpang akan memasuki area SCP transit Bandara Sultan Hasanuddin, lantaran gelagatnya yang mencurigakan petugas bandara. Pada saat memasuki WTMD (Walk Through Metal Detector), alarm langsung berbunyi.
Petugas bandara kemudian melakukan pemeriksaan secara manual menggunakan HHMD (Hand Held Metal Detector). Selanjutnya Jimmy diminta untuk mengeluarkan isi dalam saku celana sebelah kiri. Alhasil, ditemukan satu bungkus rokok berisi satu paket diduga narkoba jenis ganja.
Petugas HHMD, Muliana menanyakan isi paket tersebut. Namun Jimmy tak menjawab. Paket tersebut kemudian diserahkan ke petugas Avsec bernama Jusman, lalu diteruskan kepada team leader. Jimmy beserta satu buah tas selempang diamankan ke posko security yang dikawal dua personel.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera yang dikonfirmasi, membenarkan penangkapan terhadap seorang penumpang Batik Air, setelah kedapatan membawa barang haram berupa ganja.
”Setelah pelaku bersama barang bukti miliknya diamankan petugas bandara, selanjutnya digiring ke kantor Satnarkoba Polres Maros untuk diproses,” ujar Frans. (ish/rus)
Digerebek Pesta Sabu, Pakai Peci di Kantor Polisi
×

