pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Spanduk ”Dijual’ di Masjid Fatimah Umar Dicabut

MAKASSAR, BKM — Beberapa waktu lalu masyarakat digemparkan dengan kabar yang kurang menyenangkan. Sebuah masjid bernama Fatimah Umar yang berlokasi di BTN Makkio Baji, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar disebut hendak dijual.
Kabar tersebut mencuat setelah viral di media sosial hingga menuai kecaman dari berbagai kalangan.
Diketahui tanah masjid tersebut hendak dijual dengan harga Rp2,5 miliar. Setelah melewati proses dinamika yang panjang, akhirnya tanah masjid tersebut sudah ada yang membeli. Hal itu diperkuat dengan sudah tidak adanya lagi terpasang spanduk yang di dalam masjid maupun di bagian pagar bertuliskan ”Dijual”.

“Iya, sudah selesaimi. Sudah adami yang beli. Ustas dari Jakarta. Cuma kami diamanatkan untuk tidak mengumbar informasi lebih jauh, takutnya nanti menimbulkan polemik di masyarakat lagi,” kata salah seorang jemaah yang tidak ingin disebutkan namanya, ketika BKM datang ke lokasi.
Sementara itu, Camat Manggala Andi Eldi Indra Malka yang dikonfirmasi, membenarkan pengakuan jemaah tersebut. Ia mengaku salah seorang ustas bernama Fahrul Rozi sudah berkomunikasi dengan pemilik lahan.

”Sementara dikomunikasikan langsung ke yang punya Ibu Hilda. Jadi begini, kebetulan ada Ustas Fahrul Rozi. Dia kan punya jemaah besar. Jadi dia sekarang sama jemaahnya itu mau ketemu langsung sama Bu Hilda,” ungkap Eldi Indra.
Ia mengaku saat ini pihaknya juga masih menunggu bagaimana perkembangan permasalahan tersebut. Namun ia bersyukur karena spanduk bertuliskan “Dijual” sudah dicopot.
“Sementara ditunggu ini informasi lanjutannya. Kalau dia pulang pasti akan diberitahukan bagaimana lanjutannya. Alhamdulillah Ustaz Fahrul Rozi sudah komunikasi dengan Ibu Hilda. Ibu Hilda juga sudah melepas itu spanduk yang bertuliskan “Tanah Ini Dijual.” Artinya kan sudah adami terbangun komunikasi,” terangnya.
Saat ditanya berapa nominal harga untuk tanah masjid yang dijual oleh sang pemilik lahan, ia mengaku kurang tahu. Namun, Eldi Indra bersyukur karena suasana jemaah dan warga sudah kondusif. Untuk itu ia berharap agar permasalahan ini secepatnya bisa selesai.

“Saya kurang tahu kalau berapa dijualkan. Karena kan ini bukan masalah keputusan atau apa. Yang jelas ini bagaimana sudah adami perubahan. Alhamdulillah, warga disana sudah tenang dan kondusif dengan suasana seperti itu. Semoga permasalahan ini secepatnya bisa selesai,” kuncinya. (jar)




×


Spanduk ”Dijual’ di Masjid Fatimah Umar Dicabut

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link