MAKASSAR, BKM — Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh dijadwalkan melakukan pengukuhan pejabat sementara atau pjs empat kepala daerah, Rabu (25/9) lusa.
Ada empat daerah bakal dijabat pjs, yakni Kota Makassar, Kabupaten Bulukumba, Luwu Timur dan Toraja Utara.
Khusus pjs wali kota Makassar, kabar yang beredar akan dijabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pemprov Sulsel Andi Arwien Aziz. “Kita usulkan (Arwin Aziz), tetapi kita belum tahu disetujui atau tidak,” ujar Zudan, Minggu (22/9).
Sebelum kampanye, kata Prof Zudan, para pjs kepala daerah sudah harus dikukuhkan. Pemprov Sulsel telah mengusulkan sejumlah nama untuk mengisi jabatan tersebut. Hanya saja, pemerintah pusat bisa langsung memilih tanpa melihat usulan tersebut.
“Pusat boleh memilih tanpa melihat usulan Pemprov Sulsel,” imbuhnya.
Diketahui, Pemprov Sulsel telah mengajukan atau mengusulkan nama-nama untuk posisi pjs kepala daerah. Khusus Kota Makassar, santer beredar dua figur pejabat eselon II Pemprov sulsel untuk mengisi jabatan wali kota selama dua bulan lamanya, masing-masing Andi Arwien Aziz dan Andi Darmawan Bintang.
Dikonfirmasi beredarnya nama Arwien Azis sebagai pjs walikota Makassar, Kepala Biro Pemerintahan Propinsi Sulsel Idham Kadir belum bisa banyak berkomentar dikarenakan dirinya belum mendapat SK pjs yang diterbitkan oleh Kemendagri
.
“Saya belum tahu. Belum ada SKnya keluar dari Kemendagri,” kata Idham Kadir, kemarin.
Ditanya soal nama yang diusulkan untuk menjadi pjs, Idham Kadir berdalih lupa.
“Saya lupa semua nama namanya,” kelitnya. (jun)

