INSTITUT Teknologi dan Bisnis Kalla atau Kalla Institute merupakan perguruan tinggi yang memiliki visi dalam pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi yang inovatif berlandaskan moral dan agama. Sebagai bagian dari promosi kampus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITB Kalla akan menggelar sebuah event bernama Kalla Institute Festival. Kegiatan ini mengusung tema pengembangan minat dan bakat para peserta.
HADIR menjadi tamu siniar untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar, M Rijal Fahrezy dan Nabila Lestari menjelaskan tentang pelaksanaan event tersebut. Rijal dan Nabila, begitu sapaan akrab mereka.
Rijal sekau ketua panitia, mengatakan Kalla Institute Festival merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan sejak 2023. Dalam pelaksanaannya digelar lomba antarsiswa SMA dan talk show yang terbuka untuk masyarakat umum. “Lomba di event ini diperuntukkan bagi siswa SMA dan talk show yang dibuka untuk umum,” ujar Rijal.
Selanjutnya, Nabila sebagai steering committe dalam event tersebut menjelaskan tentang awal mula dari diinisiasinya festival ini. Menurutnya, Kalla Institute Festival merupakan inisiasi yang diusung oleh lembaga internal yang ada di kampus ITB Kalla, seperti BEM, himpunan, dan UKM.
“Jadi event ini diusung oleh lembaga di internal. Setiap lembaga mengusung satu lomba untuk dilaksanakan,” kata Nabila.
Rijal menambahkan, event tersebut akan dilaksanakan pada 21 hingga 24 November. Hingga saat progressnya sudah mencapai 75 persen.
Diakui, dalam persiapan pelaksanaan ada tantangan yang dihadapi, baik dari segi internal maupun eksternal. Seperti menyesuaikan kegiatan dengan agenda akademik masing-masing panitia.
”Rencana awalnya kita mau laksanakan di bulan Juli. Tapi karena bertepatan dengan KKN jadi kita sepakat untuk laksanakan di bulan November,” terangnya.
Nabila selaku SC yang ditanya tentang antusiasme peserta dibanding pelaksanaan event sebelumnya, mengaku senang dan excited. Hanya saja, jika tahun lalu dirinya hanya mengurus masalah keuangan, sekarang ia bertugas sebagai SC yang mengharuskannya untuk lebih mobile dari sebelumnya.
Ia kemudian memaparkan tentang mekanisme pendaftaran bagi para peserta yang hendak ikut serta dalam kegiatan ini. ”Bagi yang ingin mendaftar tidak dipungut biaya. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Kalla Friends,” ujarnya.
Ditanya tentang item lomba yang akan dilaksanakan, ia menegaskan bahwa semuanya memiliki korelasi dengan dunia bisnis.
Dalam penjelasannya, Rijal menyebutkan bahwa sampai saat ini jumlah peserta yang mendaftar sudah mencapai sekitar seratus orang. Sementara target yang ingin dicapai yakni sekitar dua hingga tiga ratus orang untuk enam hingga tujuh item lomba.
Menurut Nabila, pada tanggal 21-22 November akan dilaksanakan pembukaan hingga lomba dengan vanue yang berlokasi di ITB Kalla. Selanjutnya, pada 22-23 November akan dilaksanakan di Kalla Toyota. Diantaranya lomba menari dan menyanyi solo. Acara puncak akan dilangsungkan pada tanggal 24 November dengan menggelar talk show yang menghadirkan influencer dengan background bisnis sebagai pemateri.
”Respons kampus sangat bagus, sehingga peserta bisa dapat benefit seperti free pendaftaran di ITB Kalla serta bisa mendapatkan pemotongan SPP,” imbuhnya.
Ditanya soal skala kegiatan pada event tersebut, Rijal mengatakan Kalla Institute Festival akan dilaksanakan dengan skala provinsi. Pihaknya selaku panitia akan bersurat ke setiap sekolah untuk mengikutkan setiap peserta.
Menurutnya, kegiatan dengan skala se-Sulawesi Selatan merupakan bagian dari promosi kampus ITB Kalla, serta membangun branding image yang baik dari masyarakat umum, khususnya pelajar SMA.
”Jadi kami laksanakan kegiatan ini sebagai branding image, sekaligus untuk menegaskan bahwa kampus swasta juga dapat bersaing,” tandasnya.
Di akhir wawancara, Rijal menyampaikan bahwa ITB Kalla memberikan banyak benefit yang membuatnya sangat antusias dengan kampusnya sendiri. ”Saya antusias dengan kampus saya. Apalagi ITB Kalla memprioritaskan mahasiswanya untuk bekerja di Kalla Grup,” ujarnya.
Ia pun mengajak kepada seluruh pelajar SMA di daerah ini untuk mengikuti event Kalla Institute Festival, karena memiliki dampak positif bagi para siswa.
Nabila juga turut serta mengajak para anak sekolah untuk ikut serta, karena mereka bisa mendapatkan ilmu yang relevan dengan prospek kerja ke depan. Termasuk mendapatkan tambahan relasi. (yus)

