pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Waspada Bencana Hidrometeorologi

BKMG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca di Wilayah Sulsel

MAKASSAR, BKM — Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca di wilayah Sulsel dalam tiga hari, 4-6 Desember. Prakirawan BMKG Sitti Nurhayati Hamzah meminta agar warga Sulsel senantiasa waspada karena ada peningkatan cuaca/hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Nurhayati menambahkan, peningkatan intensitas hujan akan disertai dengan kilat/petir dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar Ahmad Hendra Hakamuddin mengatakan Kota Makassar termasuk salah satu wilayah yang masuk dalam peringatan dini. Sejauh ini, kata Hendra, Makassar masih dalam masa transisi dan berstatus siaga. Namun, masa transisi ini perlu diwaspadai karena angin kencang.
“Kondisi saat ini, kita lihat masih dalam masa transisi, intensitasnya kadang rendah ke sedang, belum sampai intensitas ekstrem. Tetapi kita tetap waspada karena sudah ada peringatan dini. Kalau dilihat turunnya hujan atau instensitas hujan masih belum signifikan menimbulkan banjir di Kota Makassar,” jelasnya.

Hingga saat ini, ada empat kecamatan yang terdeteksi rawan bencana yakni Panakkukang, Talamanrea, Biringkanaya, dan Manggala. Dia pun mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada karena selain hujan, di masa transisi biasanya terjadi angin kencang.

“Masyarakat harus waspada memperhatikan instalasi listrik, konstruksi rumah, seng, dan di titik rawan banjir di empat kecamatan. Segera melakukan evakuasi mandiri dan membuat jalur evakuasi,” tutur Hendra.
Dia menambahkan, saat ini pihaknya sudah mempersiapkan semua peralatan yang dibutuhkan untuk pertolongan kepada warga yang terdampak bencana hidrometeorologi. Termasuk sumber daya manusia.

“Sumber daya manusia kita siap. Perahu karet sudah standby kita punya sekitar 10 unit berbagai macam ukuran dan tipe,” jelasnya.
Untuk masyarakat di luar rumah, khususnya yang memiliki kendaraan, diminta untuk menghindari pohon-pohon tua. Jika menemukan pohon yang membahayakan segera melapor ke call centre 112 untuk segera dipangkas.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto sudah mengumpulkan seluruh personel tanggap bencana untuk melihat sejauh mana kesiapannya dalam menghadapi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem.

Kata Danny Pomanto, masih ada beberapa peralatan yang mesti ditingkatkan demi pelayanan maksimal. Termasuk pelatihan untuk peningkatan SDM. Dalam hal penanganan siaga bencana, pelibatan masyarakat menjadi hal penting. Dilatih lewat pendidikan dan lingkungan.
“Harus dilatih terus, dan kemudian pencegahan harus lebih penting. Pelibatan masyarakat agar masyarakat bisa tedidik terutama soal mitigasi dan adaptasi,” tegasnya. (rhm)



×


Waspada Bencana Hidrometeorologi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link