MAKASSAR, BKM — Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan (Sulsel) Anggiat Sinaga menaruh harapan besar kepada Penjabat Gubernur Sulsel yang baru.
Sekadar diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi melantik Prof Fadjry Djufry sebagai Pj Gubernur Sulsel di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (7/1).
Prof Fadjry Djufry menggantikan Pj sebelumnya, yaitu Prof Zudan Arif Fakrulloh. Prof Zudan ditarik ke Jakarta menempati jabatan sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.
Menurut Anggiat, ada beberapa hal yang diharapkan PHRI Sulsel kepada Pj Gubernur Sulsel yang baru.
Diantaranya ajakan kepada pemerintah untuk berkegiatan di hotel atau restoran.
“Jangan takut dan menunda berkegiatan di hotel dan restoran,” kata Anggiat, Selasa (7/1).
Anggiat menyebut, berkegiatan di hotel atau restoran merupakan bagian stimulus pemerintah untuk menggerakkan ekonomi daerah.
Karena itu ia menekankan bahwa berkegiatan di hotel dan restoran bukanlah suatu pemborosan anggaran.
“Belanja pemerintah itu juga wujud menggerakkan ekonomi daerah. Jangan berpikir skeptis bahwa itu pemborosan,” sebut Anggiat.
Ia menambahkan, Pj Gubernur Sulsel yang baru juga harus konsentrasi dalam pembenahan infrastruktur jalan ke daerah-daerah objek wisata.
Hal ini dinilai penting untuk menggeliatkan ekonomi sektor pariwisata, utamanya di wilayah Sulsel.
“Pemerintah juga perlu memberi atensi untuk dana promosi pariwisata Sulsel agar pariwisata Sulsel terus terjaga eksistensinya,” tambah Anggiat. (jun)

